BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Dari Satu Layar ke Seluruh Kalbar: Command Center Jadi ‘Otak’ Penanganan Bencana BPBD

Dari Satu Layar ke Seluruh Kalbar: Command Center Jadi ‘Otak’ Penanganan Bencana BPBD

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Caption: Koordinator Harian Pusdalops BPBD Kalbar, Daniel, menunjukkan data kebencanaan pada layar Command Center Pusdalops PB yang digunakan untuk pemantauan real time, Senin 2 Februari 2026.

YOKALBAR – Penanganan bencana di Kalimantan Barat kini semakin berbasis data. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Barat mengandalkan Command Center Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops PB) sebagai pusat kendali yang mampu memantau berbagai potensi bencana secara real time.

Lewat fasilitas ini, petugas tidak lagi bergantung sepenuhnya pada laporan manual dari lapangan. Berbagai informasi krusial seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla), titik panas (hotspot), hingga kondisi cuaca dapat dipantau langsung dalam satu sistem terintegrasi.

Koordinator Harian Pusdalops BPBD Kalbar, Daniel, menyebut Command Center menjadi “mata dan otak” dalam pengambilan keputusan cepat.

“Dari sini kami bisa melihat potensi karhutla, posisi hotspot apakah berada di wilayah konsesi atau tidak, termasuk memantau ketinggian gelombang,” ujarnya, Senin 2 Februari 2026.

Data yang ditampilkan berasal dari berbagai sumber, termasuk Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Informasi hotspot disajikan dalam klasifikasi warna—rendah, sedang, hingga tinggi—sehingga memudahkan tim menentukan prioritas penanganan.

Tak hanya itu, Command Center juga menyajikan data ketinggian gelombang untuk mendeteksi potensi banjir rob, prakiraan curah hujan, hingga kondisi kualitas udara di tiap daerah.

Dari pemantauan yang ditampilkan pada 2 Februari 2026, kualitas udara di Kota Pontianak bahkan sempat masuk kategori tidak sehat, menjadi sinyal penting bagi langkah antisipasi.

Sistem ini juga memungkinkan verifikasi cepat terhadap laporan dari daerah. Ketika ada laporan titik api dari kabupaten seperti Sambas, BPBD provinsi dapat langsung mencocokkan data koordinat melalui layar Command Center.

“Semua laporan dari kabupaten/kota kami kroscek dengan data di Command Center sebelum ditindaklanjuti,” jelas Daniel.

Menurutnya, fungsi utama fasilitas ini bukan hanya sebagai pemantau, tetapi juga pusat integrasi dan pencadangan data kebencanaan di seluruh Kalimantan Barat. Dengan sistem ini, setiap informasi yang masuk dapat diverifikasi untuk memastikan akurasi sebelum tim diterjunkan ke lapangan.

Keberadaan Command Center menjadi langkah penting dalam mempercepat respons, meminimalkan kesalahan data, serta meningkatkan efektivitas penanganan bencana di Kalbar.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ria Norsan Pastikan Pembangunan Jalan Sukadana Rampung Sebelum Agustus 2026

    Ria Norsan Pastikan Pembangunan Jalan Sukadana Rampung Sebelum Agustus 2026

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memastikan pembangunan dan peningkatan jalan provinsi di wilayah Sukadana terus berlanjut hingga tahun 2026. Pembangunan infrastruktur tersebut dinilai strategis untuk menunjang pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung kelancaran kegiatan berskala nasional di Kalimantan Barat. Norsan menjelaskan, sejak tahun 2025 Pemerintah Provinsi Kalbar telah mulai membenahi sejumlah ruas jalan provinsi, […]

  • SPPG Lian Asa Borneo Tuai Pujian Menkopolkam, Dinilai Layak Jadi Contoh

    SPPG Lian Asa Borneo Tuai Pujian Menkopolkam, Dinilai Layak Jadi Contoh

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, PONTIANAK – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago memberikan apresiasi langsung saat meninjau SPPG Yayasan Lian Asa Borneo di Jalan Suwignyo No. 19 Kota Pontianak pada Kamis (16/4/2026). Orang nomor satu di Kemenkopolkan itu menilai fasilitas SPPG Yayasan Lian Asa Borneo telah memenuhi standar kesehatan sekaligus memiliki peran […]

  • BPOM Investigasi Dugaan Keracunan Empat Siswa SD Usai Santap MBG di Pontianak Utara

    BGN Kalbar Monitor Kasus Siswa Alami Gangguan Kesehatan Usai Santap MBG

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Kalimantan Barat, Agus Kurniawi, membenarkan adanya kejadian gangguan kesehatan yang dialami sejumlah siswa di wilayah Pontianak Utara. Agus menjelaskan, menu makanan yang disajikan kepada siswa terdiri dari nasi dengan telur kuah santan, tempe goreng, tumis jagung dan sawi, serta buah kelengkeng. Berdasarkan laporan awal di […]

  • Stok dan harga Beras , Minyak dan Pangan Wilayah Singkawang Bengkayang Sambas aman

    Stok dan harga Beras , Minyak dan Pangan Wilayah Singkawang Bengkayang Sambas aman

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – Perum Bulog Cabang Singkawang, Kalbar menyebutkan ketersediaan beras untuk wilayah operasional Singkawang, Sambas dan Bengkayang dalam kondisi ketahanan stok aman. Hal itu seiring dengan penyaluran Beras SPHP dan penyaluran minyakita oleh Bulog di pasar rakyat di wilayah Singbebas serta pelaksanaan Bazar di depan kantor Bulog. “Sebelum idul fitri Bulog terus menyalurkan beras […]

  • Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmarwan Alkadri

    Syarif Faisal Ingatkan Konsistensi dalam Pengusulan Karya Budaya Daerah

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -Kekayaan budaya Kalimantan Barat semakin beragam dengan penetapan 18 Warisan Budaya Takbenda. Capaian ini menjadi modal penting memasuki tahun 2026 untuk memperkuat identitas budaya daerah. Beragam jenis budaya masuk dalam daftar tersebut, mulai dari kuliner seperti Kue Batang Burok Pontianak dan Aek Serbat Mempawah, hingga ritual adat seperti Gawai Ngamik Semengat Padi dari Sintang […]

  • KALBAR RAIH PERINGKAT 4 INDEKS DEMOKRASI INDONESIA TERTINGGI NASIONAL, GUBERNUR RIA NORSAN : DEMOKRASI HARUS TERUS DIJAGA

    KALBAR RAIH PERINGKAT 4 INDEKS DEMOKRASI INDONESIA TERTINGGI NASIONAL, GUBERNUR RIA NORSAN : DEMOKRASI HARUS TERUS DIJAGA

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar SEMARANG – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat meraih penghargaan atas capaian Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2025 dengan kategori tinggi dan menempati peringkat ke-4 terbaik nasional. Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Kick Off Evaluasi Nasional Capaian IDI Tahun 2025 yang digelar di Hotel Horison Ultima Sentraland, Jalan Ki Mangunsarkoro, Kota Semarang, Kamis (21/5/2026). Provinsi Kalimantan […]

expand_less