BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » IPM Kalbar Menguat, Sektor Pendidikan Jadi Penyumbang Signifikan

IPM Kalbar Menguat, Sektor Pendidikan Jadi Penyumbang Signifikan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR -Memasuki Januari 2026, capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Barat menunjukkan tren yang semakin menguat.

Peningkatan ini menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan sumber daya manusia di era kepemimpinan Ria Norsan.

IPM sendiri diukur melalui tiga dimensi utama, yakni kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Dari ketiga komponen tersebut, sektor pendidikan menjadi salah satu penyumbang signifikan dalam mendorong percepatan pertumbuhan IPM Kalbar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, menyampaikan kabar baik dari sektor pendidikan yang menjadi salah satu indikator utama dalam perhitungan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), selain kesehatan dan standar hidup layak.

Menurutnya, peningkatan IPM tidak lepas dari kerja keras seluruh elemen di Kalbar dalam memperkuat kualitas pendidikan masyarakat.

“Alhamdulillah, hasil rilis IPM Nasional oleh BPS pada 5 November 2025 menunjukkan bahwa Provinsi Kalimantan Barat mencatat percepatan peningkatan IPM tertinggi ketiga secara nasional. Ini merupakan buah kerja keras kita semua—baik pemprov, forkopimda, dunia pendidikan, maupun organisasi profesi,” ujarnya di Pontianak.

Faisal menjelaskan, dimensi pendidikan menjadi salah satu penyumbang terbesar terhadap peningkatan tersebut. Harapan lama sekolah (HLS) meningkat dari 12,68 tahun pada 2024 menjadi 12,69 tahun pada 2025, sementara rata-rata lama sekolah (RLS) naik signifikan dari 7,71 tahun menjadi 8,19 tahun.

“Meski sebagian besar masyarakat kita masih berada di jenjang pendidikan menengah pertama, namun peningkatan ini menunjukkan langkah nyata dalam memperluas akses pendidikan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sekolah,” katanya.

Sebagai informasi, IPM Kalimantan Barat tahun 2024 tercatat sebesar 71,19 poin, dan tahun ini menunjukkan percepatan pertumbuhan yang signifikan, khususnya dari bidang pendidikan.

Faisal menegaskan, peningkatan tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam membangun kualitas sumber daya manusia Kalimantan Barat.

“Ke depan, kita akan terus mendorong pemerataan pendidikan, terutama di wilayah pedalaman dan perbatasan, agar seluruh anak Kalbar memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan yang layak,” pungkasnya.

Dengan capaian tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat optimistis tren positif IPM akan terus berlanjut sepanjang 2026 melalui penguatan kebijakan pendidikan inklusif dan pemerataan akses belajar.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria Bersajam dan Ancam Pengguna Jalan di Pontianak Ditangkap Polisi

    Pria Bersajam dan Ancam Pengguna Jalan di Pontianak Ditangkap Polisi

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK — Seorang pria yang diduga membawa senjata tajam (sajam) dan sempat viral di media sosial akhirnya ditangkap Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak, Sabtu (14/2/2026) sore. Kasatreskrim Polresta Pontianak, AKP Ryan Cahya Eka, mengatakan penangkapan dilakukan setelah polisi menindaklanjuti video viral di Instagram yang memperlihatkan seorang pria berjalan sambil membawa senjata tajam di Jalan […]

  • Direktur Bank Kalbar, Rokidi yang menyatakan penurunan TKD justru membuka peluang pembiayaan bagi bank daerah untuk membantu pemerintah kabupaten dan kota dalam menjaga kesinambungan pembangunan.

    Bank Kalbar Dorong Pertumbuhan Kredit Produktif dan Konsumtif, ini Alasannya

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) menyatakan optimisme dalam menghadapi tahun 2026 dengan menitikberatkan strategi pada peningkatan ekspansi kredit serta optimalisasi pinjaman daerah. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, dalam konferensi pers di Aula Kantor Utama Bank Kalbar, Pontianak, Selasa, 6 Januari 2026. Rokidi menjelaskan bahwa fokus […]

  • Ria Norsan Buka Kompetisi Basket Gubernur Cup 2026

    Ria Norsan Buka Kompetisi Basket Gubernur Cup 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi membuka kompetisi bola basket bergengsi Gubernur Cup Volume 1 Tahun 2026 yang digelar di Lim Tau Huat Hall (GOR Perbasi Kota Pontianak), Minggu sore (29/03/2026). Kehadiran Gubernur Kalimantan Barat didampingi oleh Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Norsan dalam acara pembukaan yang berlangsung meriah […]

  • BPJS KESEHATAN Singkawang Tanggapi Isu Penyesuaian Iuran JKN

    BPJS KESEHATAN Singkawang Tanggapi Isu Penyesuaian Iuran JKN

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBA, SINGKAWANG – Beberapa waktu belakangan ini, beredar informasi mengenai wacana kenaikan iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menanggapi isu tersebut, Kepala Humas BPJS KesehatanKepala Cabang BPJS Kesehatan Singkawang, Wahyu Aji Anindhiyo Satriojati menjelaskan bahwa sampai dengan saat ini belum ada perubahan besaran nominal iuran JKN. “Besaran iuran yang berlaku masih mengacu pada Peraturan Presiden […]

  • Pemprov Kalbar Segera Tetapkan Status Siaga Bencana Asap Karhutla

    Pemprov Kalbar Segera Tetapkan Status Siaga Bencana Asap Karhutla

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR– Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berencana segera menetapkan status siaga bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah koordinasi dengan pemerintah pusat dalam penanganan dampak kabut asap. Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan, penetapan status siaga penting agar pemerintah pusat dapat mengetahui kondisi daerah secara […]

  • Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Peredaran Lebih dari 2.060 Ballpress Senilai Rp16,48 Miliar

    Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Peredaran Lebih dari 2.060 Ballpress Senilai Rp16,48 Miliar

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR– Kantor Wilayah Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat (Kalbagbar) berhasil menggagalkan peredaran sekitar 2.060 bale pakaian bekas impor ilegal (ballpress) dengan nilai mencapai Rp16,48 miliar. Ribuan bale pakaian bekas tersebut diamankan dalam operasi yang digelar di Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Mempawah pada 19–22 Juni 2026. Kepala Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat, Budi Harjanto, mengatakan […]

expand_less