BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Ekonomi » Di RUPS, Ria Norsan Sebut Bank Kalbar Instrumen Penting Pembangunan Daerah

Di RUPS, Ria Norsan Sebut Bank Kalbar Instrumen Penting Pembangunan Daerah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan komitmen memperkuat struktur permodalan dan akselerasi digitalisasi Bank Kalbar dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa di Pontianak, Rabu (11/2/2026).

Bank daerah tersebut mencatat laba bersih Rp522,99 miliar dengan NPL sehat 1,85 persen, sekaligus menyiapkan ekspansi layanan digital dan penguatan modal daerah untuk tahun 2026.

Secara terperinci berdasarkan laporan kinerja Tahun Buku 2025, Bank Kalbar mencatatkan pertumbuhan yang menggembirakan dengan sejumlah capaian utama, di antaranya : Laba bersih mencapai Rp 522,99 miliar, tumbuh 7,66% (year-on-year); Penyaluran kredit meningkat menjadi Rp 18,07 triliun, dengan dominasi sektor UMKM di atas 39%; Total aset menembus Rp 27,84 triliun, naik 5,02% dibandingkan periode sebelumnya; Rasio kredit bermasalah (NPL) terjaga sehat di angka 1,85%, jauh di bawah rata-rata industri nasional

“Bank Kalbar bukan sekadar lembaga pencari laba, melainkan instrumen penting pembangunan daerah,” ujarnya.
Dirinya mengapresiasi efisiensi operasional bank yang tetap mampu mencatatkan pertumbuhan positif meski di tengah tantangan ekonomi global.

“Dengan manajemen yang semakin kuat dan pengawasan yang ketat, kita optimis Bank Kalbar dapat bersaing dengan bank-bank nasional papan atas dalam hal layanan digital, namun tetap memiliki sentuhan lokal yang kuat,” ujarnya

Selain pembahasan laporan keuangan, RUPS kali ini juga menjadi momentum bagi Bank Kalbar untuk melakukan sejumlah aksi korporasi strategis, antara lain:

Penambahan Modal Daerah

Salah satu agenda utama dalam RUPS Luar Biasa adalah penambahan modal. Sejumlah pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Ketapang, telah berkomitmen menambah penyertaan modal sebesar Rp 7,5 miliar guna memperkuat kapasitas ekspansi kredit Bank Kalbar.

Bank Kalbar juga memperkuat layanan syariah melalui pengangkatan Dewan Pengawas baru untuk Bank Kalbar Syariah, guna memastikan kepatuhan serta akselerasi layanan keuangan syariah di Kalimantan Barat.

Direktur Utama Bank Kalbar, H. Rokidi, menekankan bahwa fokus utama tahun 2026 adalah memperluas jangkauan layanan digital, termasuk penguatan fitur mobile banking serta pengembangan ekosistem QRIS hingga ke pelosok Kalimantan Barat.

Dengan langkah tersebut, Bank Kalbar diharapkan semakin adaptif, inklusif, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi daerah.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Kalbar Ria Norsan Turun ke Lapangan, Meriahkan Pembukaan Liga 4 Piala Gubernur

    Gubernur Kalbar Ria Norsan Turun ke Lapangan, Meriahkan Pembukaan Liga 4 Piala Gubernur

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Suasana pembukaan Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat berlangsung semarak setelah Gubernur Kalbar Ria Norsan ikut turun langsung ke lapangan dan bermain sepak bola bersama para pemain. Aksi tersebut menjadi simbol kuat dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, yang saat ini difokuskan pada penguatan kompetisi usia muda di […]

  • Usai Konsumsi Sabu di Beting, Dua Residivis Kasus Pencurian Ditangkap Polisi

    Usai Konsumsi Sabu di Beting, Dua Residivis Kasus Pencurian Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK- Tim Spartan Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Pontianak Barat berhasil menangkap dua residivis kasus pencurian berinisial SA (45) dan SR (52) di penyebeeangan pasar kapuas -kampung dalam (Beting) Pontianak. Penangkapan terhadap kedua pelaku, yakni kurang dari 24 jam setelah laporan dibuat oleh korban. “Dari hasil pemeriksaan, diketahui uang hasil pencurian tersebut digunakan […]

  • Direktur Bank Kalbar, Rokidi yang menyatakan penurunan TKD justru membuka peluang pembiayaan bagi bank daerah untuk membantu pemerintah kabupaten dan kota dalam menjaga kesinambungan pembangunan.

    Konsisten Terapkan GRC, Bank Kalbar Catatkan Prestasi Positif

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat atau Bank Kalbar masih mencatatkan kinerja positif sepanjang 2022 lalu. Baik penyaluran kredit maupun penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mengalami pertumbuhan. Termasuk laba bersih perseroan juga semakin tambun bertumbuh sebesar 8,10% secara year on year (yoy). Dan dengan modal inti juga yang terus meningkat. “Sepanjang 2022, […]

  • Gubernur Ria Norsan Ajak Warga Jaga Toleransi Saat Imlek dan Ramadan Bersamaan

    Gubernur Ria Norsan Ajak Warga Jaga Toleransi Saat Imlek dan Ramadan Bersamaan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar Pontianak – Suasana perayaan pesta kembang api di kawasan Jalan Gajah Mada Pontianak berlangsung meriah. Ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan rangkaian perayaan Imlek dan Cap Go Meh yang tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Di tengah kemeriahan acara tersebut, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan momentum tersebut menjadi simbol persaudaraan masyarakat di […]

  • Rp39 Miliar Dana RBP REDD Perkuat Visi Ria Norsan Wujudkan Kalbar Hijau dan Berkelanjutan

    Rp39 Miliar Dana RBP REDD Perkuat Visi Ria Norsan Wujudkan Kalbar Hijau dan Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperoleh anggaran Rp39 miliar yang dikelola melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) dalam skema Result Based Payment (RBP) REDD+. Anggaran ini menjadi instrumen strategis dalam mendukung visi Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, MM, MH untuk mewujudkan pembangunan daerah yang hijau, berkelanjutan, dan berdaya saing. Gubernur […]

  • Ria Norsan Pastikan Pembangunan Jalan Sukadana Rampung Sebelum Agustus 2026

    Ria Norsan Pastikan Pembangunan Jalan Sukadana Rampung Sebelum Agustus 2026

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memastikan pembangunan dan peningkatan jalan provinsi di wilayah Sukadana terus berlanjut hingga tahun 2026. Pembangunan infrastruktur tersebut dinilai strategis untuk menunjang pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung kelancaran kegiatan berskala nasional di Kalimantan Barat. Norsan menjelaskan, sejak tahun 2025 Pemerintah Provinsi Kalbar telah mulai membenahi sejumlah ruas jalan provinsi, […]

expand_less