BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » 1 Tahun Kepemimpinan Ria Norsan–Krisantus, Pemprov Kalbar Perkuat IKU dan IKD

1 Tahun Kepemimpinan Ria Norsan–Krisantus, Pemprov Kalbar Perkuat IKU dan IKD

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

1 Tahun Kepemimpinan Ria Norsan–Krisantus, Pemprov Kalbar Perkuat IKU dan IKD

YoKalbar Pontianak — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, terukur, dan berorientasi hasil melalui penguatan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Daerah (IKD).

Momentum ini bertepatan dengan genap satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan dan Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan pada 20 Februari 2026, yang dijadikan sebagai titik evaluasi sekaligus penguatan arah pembangunan daerah.

“Menjelang satu tahun masa jabatan ini, kami memastikan seluruh program pembangunan berjalan terukur, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. IKU dan IKD menjadi instrumen utama dalam mengawal pembangunan Kalimantan Barat,” kata Ria Norsan.

Ia menegaskan indikator kinerja tidak hanya menjadi angka dalam dokumen perencanaan, tetapi pedoman kerja seluruh perangkat daerah agar pembangunan lebih efektif dan berdampak.

Selama satu tahun kepemimpinan, sejumlah indikator strategis pembangunan menunjukkan capaian positif. Pada sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat tercatat sebesar 5,39 persen, melampaui angka nasional 5,11 persen.

Dari sisi kesejahteraan sosial, angka kemiskinan turun dari 6,16 persen pada Maret menjadi 5,97 persen pada September. Tingkat Pengangguran Terbuka juga menurun dari 4,82 persen pada Agustus menjadi 4,63 persen pada November. Secara nasional pada 2025, angka kemiskinan tercatat 7,46 persen dan tingkat pengangguran 4,85 persen.

Ketimpangan pendapatan tetap terjaga dengan Gini Rasio menurun dari 0,316 pada Maret menjadi 0,308 pada September, lebih rendah dibandingkan angka nasional 0,375. Pemprov Kalbar juga memperkuat pembangunan perdesaan dengan capaian persentase desa mandiri sebesar 51,07 persen.

Pada sektor pangan, Indeks Ketahanan Pangan mencapai 71,52. Sementara pada pembangunan sumber daya manusia, Indeks Pembangunan Pemuda berada di angka 62,21.

Di bidang pendidikan, rata-rata lama sekolah penduduk usia di atas 15 tahun tercatat 8,07 tahun dan harapan lama sekolah mencapai 12,69 tahun. Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat berada pada angka 31,16.

Kualitas kesehatan masyarakat juga meningkat dengan usia harapan hidup mencapai 74,28 tahun. Prevalensi stunting pada balita berada di angka 14 persen dan terus ditekan melalui intervensi lintas sektor.

Pada sektor perumahan, akses rumah tangga terhadap hunian layak mencapai 74,26 persen, meski peningkatannya masih menjadi perhatian. Dari sisi tata kelola digital, Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) mencapai 3,89, melampaui target 3,82 dengan predikat sangat baik.

Komitmen transparansi juga membuahkan hasil melalui penghargaan keterbukaan informasi publik tingkat nasional dengan masuk 10 besar provinsi serta nilai tertinggi di wilayah Kalimantan.

Krisantus Kurniawan menyebut tahun pertama kepemimpinan merupakan fase membangun fondasi untuk percepatan pembangunan berikutnya.

“Satu tahun pertama adalah fase pondasi. Ke depan, kita pastikan kinerja pemerintah semakin terukur dan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat. IKU dan IKD menjadi alat evaluasi agar pembangunan tidak hanya administratif, tetapi menghasilkan outcome nyata,” katanya.

Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan kolaborasi perangkat daerah dalam mencapai target pembangunan.

Pemprov Kalbar juga memastikan arah pembangunan selaras dengan kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurut Ria Norsan, harmonisasi program pusat dan daerah menjadi kunci percepatan pembangunan.

“Kami berkomitmen menyelaraskan program pembangunan daerah dengan agenda nasional, mulai dari penguatan ekonomi, ketahanan pangan, peningkatan kualitas SDM, hingga percepatan penurunan kemiskinan dan stunting,” ujarnya.

Memasuki tahun kedua kepemimpinan, Pemprov Kalbar menargetkan capaian IKU dan IKD menjadi pijakan percepatan pembangunan di berbagai sektor strategis, terutama peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pembangunan hingga desa, serta penguatan daya saing ekonomi daerah.

“Kita bersyukur atas capaian satu tahun ini. Namun ini bukan akhir, melainkan awal untuk bekerja lebih keras agar pembangunan semakin merata dan manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat,” kata Ria Norsan.

Krisantus menambahkan sinergi semua pihak menjadi kunci percepatan pembangunan ke depan.

“Tahun pertama adalah pondasi, dan tahun berikutnya adalah percepatan. Dengan semangat kolaborasi, kita wujudkan Kalbar yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” ujarnya.

Pemprov Kalbar menegaskan penguatan IKU dan IKD akan terus menjadi instrumen utama untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Direktur Bank Kalbar, Rokidi yang menyatakan penurunan TKD justru membuka peluang pembiayaan bagi bank daerah untuk membantu pemerintah kabupaten dan kota dalam menjaga kesinambungan pembangunan.

    Dirut Bank Kalbar Doakan Musprov Perbakin Lahirkan Pengurus Visioner

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Dirut Bank Kalbar, Rokidi, menghadiri Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-III Pengurus Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kalimantan Barat Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi forum penting dalam konsolidasi organisasi sekaligus penentuan arah pengembangan olahraga menembak di Kalimantan Barat ke depan. Pelaksanaan Musprov tersebut diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat struktur organisasi Perbakin Kalbar serta meningkatkan pembinaan […]

  • SPPG Bukit Batu Mohon Maaf Usai Siswa Man Model Alami Gejala Keracunan

    SPPG Bukit Batu Mohon Maaf Usai Siswa Man Model Alami Gejala Keracunan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR SINGKAWANG – Pemerintah Kota Singkawang melakukan pemanggilan terhadap pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG MBG Bukit Batu Singkawang Tengah Kota Singkawang. SPPG ini melayani MBG Sekolah Madrasah Aliyah Negeri MAN Model Kota Singkawang dimana 56 siswanya pada akhir pekan kemarin mengalami gejala keracunan usai santap menu MBG. 25 siswa diantaranya bahkan sempat […]

  • Gubernur Kalbar Komunikasi Intens dengan Bupati Ketapang Tuntaskan Masalah Air Upas

    Gubernur Kalbar Komunikasi Intens dengan Bupati Ketapang Tuntaskan Masalah Air Upas

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar Pontianak – Puluhan massa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Pengemban Amanat Rakyat (Solmadapar) mendatangi Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Senin (27/04). Massa menuntut Pemerintah Daerah untuk menyelesaikan permasalahan persoalan di Air Upas Kabupaten Ketapang dengan menghadirkan solusi dan keadilan bagi masyarakat. Ditengah aksi massa, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mendatangi aksi massa untuk menjelaskan apa […]

  • Pencegahan Dini Jadi Fokus Pengendalian Karhutla di Kalbar

    Pencegahan Dini Jadi Fokus Pengendalian Karhutla di Kalbar

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat saat ini lebih mengutamakan upaya pencegahan dini serta penguatan kelembagaan hingga ke tingkat desa. Menurutnya, berbagai langkah strategis telah dilakukan sejak awal 2025, salah satunya dengan menetapkan status siaga darurat bencana asap terhitung sejak 17 April hingga […]

  • Ruang Digital SMPN 5 Sungai Ambawang jadi Model Pembelajaran Berbasis Teknologi

    Ruang Digital SMPN 5 Sungai Ambawang jadi Model Pembelajaran Berbasis Teknologi

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR –  SMP Negeri 5 Sungai Ambawang kini memiliki Ruang Digital Bersama yang diproyeksikan menjadi model pembelajaran berbasis teknologi di Kabupaten Kubu Raya. Fasilitas ini diharapkan mampu memperluas akses pembelajaran digital tidak hanya untuk satu sekolah, tetapi juga untuk sekolah lain di sekitarnya. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif […]

  • Praja Muda Angkatan XXXV Tutup Praktik Lapangan di Mempawah

    Praja Muda Angkatan XXXV Tutup Praktik Lapangan di Mempawah

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH -Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Selasa pagi (3/2/2025), menjadi saksi berakhirnya sebuah perjalanan pembelajaran para Praja Muda Angkatan XXXV Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Kalimantan Barat. Di ruangan itulah, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, secara resmi menutup kegiatan praktik lapangan/magang yang telah mereka jalani. Mewakili Pemerintah Kabupaten Mempawah, Ismail menyampaikan rasa terima […]

expand_less