BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Lain-lain » Norsan Turun ke Pelang, Soroti Dugaan Pembakaran Lahan dan Percepat Penanganan Karhutla Ketapang

Norsan Turun ke Pelang, Soroti Dugaan Pembakaran Lahan dan Percepat Penanganan Karhutla Ketapang

  • account_circle Admin
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Yokalbar KETAPANG – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Pelang, Kabupaten Ketapang, Selasa (22/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus mencari solusi tercepat guna mempercepat penanganan karhutla yang masih terjadi di wilayah tersebut.

Dalam peninjauan itu, Norsan menilai sebagian besar area yang terbakar merupakan lahan kosong milik masyarakat yang belum ditanami. Sementara itu, lahan yang sudah ditanami relatif tidak terdampak kebakaran.

“Ini Pelang, Kabupaten Ketapang, cukup luas terbakar. Namun yang terbakar saya lihat merupakan lahan yang tidak ada rumah penduduk dan rata-rata kebun masyarakat yang belum ditanami. Sedangkan kebun yang sudah ada tanamannya tidak terbakar,” kata Norsan.

Berdasarkan kondisi yang ditemuinya di lapangan, Norsan menduga kebakaran terjadi akibat praktik pembukaan lahan dengan cara membakar. Meski demikian, ia menegaskan tidak ingin menyalahkan masyarakat secara umum, melainkan mengingatkan agar tidak ada lagi oknum yang melakukan cara tersebut.

“Saya melihat ini memang sengaja dibakar untuk membuka lahan. Itu yang tidak kita inginkan. Kepada masyarakat saya mengimbau, ini bukan menyalahkan masyarakat, tetapi oknum masyarakat. Saya mengajak untuk berpikir bersama karena kabut asap di daerah kita sudah luar biasa, jangan sampai menambah masalah lagi,” ujarnya.

Norsan meminta masyarakat yang ingin membuka lahan agar menggunakan alat berat atau metode lain yang tidak menimbulkan kebakaran. Ia juga mendorong koordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk mencari dukungan peralatan yang memungkinkan digunakan dalam pembukaan lahan tanpa membakar.

Di sisi lain, Pemprov Kalbar terus berupaya memperkuat langkah pemadaman. Namun, kondisi jarak pandang yang masih terbatas akibat kabut asap menjadi kendala utama bagi operasi udara, termasuk water bombing.

“Water bombing tetap kita upayakan. Tetapi karena jarak pandang belum memungkinkan, operasi belum bisa maksimal sampai ke sini,” katanya.

Menurut Norsan, helikopter Chinook bantuan Jepang yang berada di Ketapang juga belum dapat beroperasi karena harus memenuhi syarat jarak pandang minimal sekitar tiga kilometer.

“Helikopter Chinook sudah berada di Ketapang. Namun belum bisa operasional karena jarak pandang belum maksimal. Mereka mensyaratkan jarak pandang sekitar tiga kilometer agar bisa beroperasi,” jelasnya.

Selain meninjau lokasi kebakaran, Norsan juga menyuplai logistik dan peralatan untuk mendukung upaya pemadaman di lapangan. Bantuan tersebut terdiri dari dua unit mesin pemadam berkapasitas besar, tiga unit mesin pemadam kecil, serta selang pemadam sepanjang 30 meter sebanyak 10 gulung.

Pemprov Kalbar berharap dukungan peralatan tambahan dan percepatan operasi pemadaman dapat membantu menekan perluasan kebakaran di kawasan Pelang dan wilayah lain yang masih terdampak karhutla di Kabupaten Ketapang.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kadis pupr kalbar

    Gubernur Kalbar Disudutkan di Unggahan Jalan Bedayan-Libau, PUPR Pastikan Bukan Jalan Provinsia

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Barat, Iskandar Zulkarnaen, angkat bicara terkait viralnya kondisi kerusakan Jalan Bedayan-Libau di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, yang belakangan ramai disuarakan oleh sejumlah anak-anak melalui media sosial. Dalam pernyataannya, Iskandar menyampaikan bahwa pihaknya menghargai setiap aspirasi masyarakat, termasuk kritik terhadap kondisi infrastruktur. Namun, […]

  • Produksi Garam Temajuk Dinilai Berpotensi Besar, Pemprov Siapkan Dukungan Program

    Produksi Garam Temajuk Dinilai Berpotensi Besar, Pemprov Siapkan Dukungan Program

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar Sambas – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menaruh perhatian terhadap pengembangan usaha garam rakyat di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalbar, Ria Norsan, saat melakukan kunjungan dalam kegiatan Gema Membangun Desa pada Sabtu (13/06/2026). Menurut Norsan, selain memiliki potensi wisata alam yang menjanjikan, Desa Temajuk juga memiliki aktivitas ekonomi masyarakat […]

  • Nelayan Singkawang Gunakan Buku Kapal Elektronik, DKP Kalbar Terus Dorong Digitalisasi Perikanan

    Nelayan Singkawang Gunakan Buku Kapal Elektronik, DKP Kalbar Terus Dorong Digitalisasi Perikanan

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Sebagai bentuk komitmen terhadap digitalisasi sektor perikanan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat, Natalia Karyawati, bersama jajaran Bidang Perikanan Tangkap menyerahkan buku kapal perikanan elektronik kepada nelayan di Kota Singkawang. Natalia mengatakan, penerapan sistem digital ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas layanan kepada nelayan sekaligus memperkuat pengelolaan data sektor […]

  • Kalbar Menari 2026: Saat 250 Penari Muda Rajut Persatuan Lewat Harmoni Gerak

    Kalbar Menari 2026: Saat 250 Penari Muda Rajut Persatuan Lewat Harmoni Gerak

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR-Atrium Gaia Mall Kubu Raya dipenuhi semangat kreativitas dan keberagaman saat ratusan penari muda tampil dalam ajang Kalbar Menari 2026, Selasa (29/4/2026). Lebih dari sekadar kompetisi seni, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan berbagai budaya yang memperkuat persatuan di tengah kemajemukan Kalimantan Barat. Sebanyak 50 tim dari jenjang SD hingga SMA, mahasiswa, serta perwakilan sanggar tari […]

  • Disambut Ratusan Warga, Norsan Hadirkan Pelayanan Gratis di GMD Serimbu

    Disambut Ratusan Warga, Norsan Hadirkan Pelayanan Gratis di GMD Serimbu

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar LANDAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, disambut antusias masyarakat saat menghadiri kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Jumat (28/8/2026) malam. Kehadiran gubernur bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kalbar menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman dan daerah yang jauh dari pusat […]

  • MADN: Proses Korporasi yang Terbukti Bakar Hutan dan Lahan di Kalbar

    MADN: Proses Korporasi yang Terbukti Bakar Hutan dan Lahan di Kalbar

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK- Sekretaris Jenderal Majelis Adat Dayak Nasional (Sejken MADN), Yakobus Kumis mendesak aparat penegak hukum untuk memproses korporasi yang terlibat dan terbukti atas peristiwa Karhutla di Kalimantan Barat. Yakobus mendesak demikian, karena kondisi Kalimantan Barat saat sudah begitu parah. “Untuk kepolisian, penegakan hukum. Korporasi-korporasi yang terbukti melakukan pembakaran atau melakukan pembiaran, tidak ada upaya, […]

expand_less