BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Ekonomi » Bank Kalbar Komit Sukseskan Program Tiga Juta Rumah

Bank Kalbar Komit Sukseskan Program Tiga Juta Rumah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

YOKALBAR – Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah terus diperkuat di Kalimantan Barat. Salah satunya melalui penguatan dan perluasan pembiayaan perumahan dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Bank Kalbar, sebagai salah satu bank penyalur FLPP memastikan penguatan pembiayaan perumahan menjadi salah satu fokus utama pada 2026, seiring masih tingginya kebutuhan rumah layak di daerah.

Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, mengatakan pembiayaan perumahan merupakan program prioritas pemerintah yang terus didorong pelaksanaannya. Bank Kalbar telah menjalin kerja sama dengan FLPP yang melibatkan Sarana Multigriya Finansial (SMF), dan perjanjian kerja sama tersebut telah ditandatangani.

“Pembiayaan perumahan saat ini terus kami genjot karena itu merupakan program prioritas pemerintah. Kami sudah bekerja sama dengan FLPP yang di dalamnya melibatkan SMF, dan kerja sama tersebut sudah ditandatangani,” kata Rokidi, belum lama ini.

Ia menambahkan, pada 2026 Bank Kalbar menargetkan penandatanganan perjanjian kerja sama lanjutan dalam waktu dekat untuk menentukan besaran porsi pembiayaan perumahan yang akan dialokasikan bagi Kalimantan Barat.

“Insya Allah dalam satu atau dua bulan ke depan sudah ada penandatanganan lanjutan terkait jatah pembiayaan perumahan untuk Bank Kalbar,” ujarnya.

Pada 2025, Bank Kalbar telah merealisasikan pembiayaan perumahan melalui skema FLPP untuk lebih dari 700 unit rumah.

Untuk 2026, Bank Kalbar optimistis akan memperoleh porsi pembiayaan yang lebih besar sejalan dengan target nasional dalam program Tiga Juta Rumah.

Terkait pelaksanaan FLPP, Rokidi menilai sejauh ini tidak terdapat kendala berarti. Meski demikian, ia mengakui masih ditemui calon debitur yang terkendala Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Namun, hal tersebut tidak serta-merta menjadi penghambat.

“Calon debitur tetap kami pelajari. Kalau baru mengajukan kredit lalu langsung macet tentu ini yang menjadi masalah. Tapi kalau dalam perjalanannya terjadi karena faktor tertentu, kami masih mungkin mempertimbangkan untuk diberi kelonggaran,”
Berdasarkan data Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, capaian FLPP di Kalimantan Barat sepanjang 2025 mencapai 8.926 unit.
Capaian tersebut tersebar di sejumlah daerah, dengan rincian terbesar berada di Kabupaten Kubu Raya sebanyak 5.221 unit, disusul Ketapang 979 unit, dan Sintang 809 unit. Sedangkan realisasi yang terkecil terdapat di Kayong Utara 55 unit, Kapuas Hulu 33 unit, dan Melawi 31 unit.

FLPP menjadi bagian penting dalam menyukseskan Program Tiga Juta Rumah. Secara keseluruhan, capaian Program Tiga Juta Rumah di Kalimantan Barat pada 2025 mencapai 24.446 unit.

Angka tersebut dihitung dari rumah yang terbangun melalui berbagai skema, mulai dari APBN PKP, APBD, FLPP, komersial, Giro Wajib Minimum (GWM) Bank Indonesia, pembiayaan mikro, swadaya masyarakat, hingga program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Sebelumnya, Ketua DPD REI Kalbar, Baharudin memastikan bahwa pihaknya siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung Program 3 Juta Rumah, khususnya dalam menjaga kualitas bangunan dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

“FLPP memberikan kepastian pasar dan pembiayaan bagi pengembang, sehingga pembangunan rumah subsidi dapat berkelanjutan,” ujar Baharudin.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan yang memerlukan perhatian serius.

Salah satunya adalah kendala pembiayaan yang dihadapi sebagian konsumen akibat penilaian Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK serta persyaratan perbankan.
Selain itu, Baharudin menyoroti aspek regulasi pertanahan yang dinilai belum sepenuhnya mendukung percepatan pembangunan perumahan.

Ia menyebut implementasi Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 5 Tahun 2025 yang kemudian direvisi melalui Permen Nomor 9 masih perlu dioptimalkan, terutama dalam mempercepat proses sertifikasi tanah.

Ia pun berharap pemerintah daerah segera mempercepat penerapan regulasi tersebut sesuai dengan tujuan awal, yakni meringankan beban masyarakat MBR agar dapat memperoleh rumah yang layak dan terjangkau.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Kalbar Ria Norsan

    Norsan Siapkan Torasera Jadi Pusat Grosir Koperasi Desa Kalbar

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YoKalbar — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan akan menyiapkan Torasera Abdussalam sebagai pusat grosir bagi jaringan koperasi desa di Kalimantan Barat. Langkah ini diharapkan memperkuat distribusi barang kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong ekonomi rakyat. “Kita dari pemerintah provinsi Kalimantan Barat ingin berterima kasih juga kepada Bapak Menteri Koperasi dan juga kepada Ananda Anas yang […]

  • Bank Kalbar Dorong Petani Gunakan Layanan Perbankan Bank Kalbar

    Bank Kalbar Dorong Petani Gunakan Layanan Perbankan Bank Kalbar

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    yokalbar – Pimpinan Bank Kalbar khususnya dari cabang Ketapang melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Suka Harapan dan Desa Selimatan Jaya, Kabupaten Ketapang, Sabtu (17/1/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus melakukan pertemuan strategis dengan ketua koperasi setempat.Dalam pertemuan tersebut, Bank Kalbar menawarkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait modernisasi sistem pembayaran gaji bagi para petani. […]

  • Jembatan Kapuas III hingga Jalan Paralel Wilayah Perbatasan, Gubernur Norsan Beberkan Program Prioritas Kalbar

    Jembatan Kapuas III hingga Jalan Paralel Wilayah Perbatasan, Gubernur Norsan Beberkan Program Prioritas Kalbar

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK– Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memaparkan sejumlah proyek strategis daerah yang membutuhkan dukungan Pemerintah Pusat untuk direalisasikan, sebagai upaya mempercepat konektivitas, pemerataan pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kalbar. Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum Musrenbang penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (21/4/2026) Dalam […]

  • Yudisium FIPPS UPGRI Pontianak Resmi Dikukuhkan, Lulusan Siap Menjemput Peluang dan Tunjukkan Kontribusi Nyata

    Yudisium FIPPS UPGRI Pontianak Resmi Dikukuhkan, Lulusan Siap Menjemput Peluang dan Tunjukkan Kontribusi Nyata

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Citizen Reporter Arif Januardi, M.Pd Yokalbar PONTIANAK – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai pelaksanaan yudisium program sarjana dan magister Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial (FIPPS) Universitas PGRI Pontianak tahun akademik 2025/2026, Senin, (6/4/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat di Grand Anggrek Lantai 3, IBIS Hotel Pontianak City Center. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan […]

  • hari puncak cap g meh singkawang

    Bupati Mempawah Hadiri Hari Puncak Cap Go Meh Singkawang

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH -Bupati Mempawah, Erlina, menghadiri puncak Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan Festival Cap Go Meh Singkawang 2026 yang digelar di Kota Singkawang, Selasa (3/3/2026). Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Mempawah tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya dan penguatan sektor pariwisata di Kalimantan Barat. Kegiatan yang berlangsung meriah itu dibuka […]

  • Ria Norsan Dukung Pengadilan Tinggi Pontianak Tingkatkan Kualitas Pelayanan Hukum

    Ria Norsan Dukung Pengadilan Tinggi Pontianak Tingkatkan Kualitas Pelayanan Hukum

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan menerima audiensi Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak, Pontas Efendi, di Ruang Kerja Gubernur Kalimantan Barat, Senin (30/3/2026), guna memperkuat koordinasi kelembagaan dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat Kalimantan Barat. Audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan lembaga yudikatif, […]

expand_less