BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Akses Terbatas Saat Banjir, BPBD Kalbar Dorong Warga Rawan Banjir Siap Evakuasi Mandiri

Akses Terbatas Saat Banjir, BPBD Kalbar Dorong Warga Rawan Banjir Siap Evakuasi Mandiri

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mengingatkan masyarakat di wilayah rawan banjir rob dan pasang tinggi untuk meningkatkan kesiapsiagaan mandiri. Hal ini menyusul peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi pasang tinggi di sejumlah wilayah, termasuk Pontianak dan Kendawangan, Kabupaten Ketapang.

Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan kondisi geografis Kalimantan Barat menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan banjir. Akses yang terbatas membuat bantuan peralatan maupun logistik tidak selalu dapat tiba dengan cepat saat bencana terjadi.

“Karena kondisi geografis, kami mendorong warga di desa rawan banjir untuk mampu melakukan evakuasi mandiri. Mulai dari menyiapkan dokumen penting keluarga, memahami titik kumpul evakuasi, hingga memastikan keselamatan rumah saat debit air meningkat,” ujar Daniel.

Menurutnya, kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko dan dampak banjir, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah dataran rendah.

Daniel juga menekankan pentingnya koordinasi di tingkat lokal. Dalam kondisi darurat ketika petugas belum tiba di lokasi, penanganan awal berada di tangan perangkat setempat.

“Peran RT, RW, dan kepala desa sangat penting. Mereka menjadi garda terdepan untuk mengoordinasikan warga, termasuk berkomunikasi dengan PLN terkait pengamanan aliran listrik saat banjir agar tidak menimbulkan risiko tambahan,” jelasnya.

BPBD Kalbar, lanjut Daniel, terus memperkuat upaya mitigasi bencana melalui pengembangan kelembagaan berbasis masyarakat. Dari 559 desa yang masuk kategori rawan banjir, lebih dari 100 Desa Tangguh Bencana (Destana) dan lebih dari 100 Kelompok Masyarakat Peduli Bencana (KMPB) telah dibentuk.

Melalui Destana dan KMPB, masyarakat dibekali pengetahuan tentang potensi ancaman di wilayahnya, prosedur evakuasi, serta langkah cepat yang harus dilakukan saat banjir terjadi.

“Ketika masyarakat sudah mengenali ancaman di sekitar mereka, mereka tidak panik dan tahu apa yang harus dilakukan. Inilah paradigma penanggulangan bencana yang terus kami dorong, yaitu membangun masyarakat yang tangguh,” pungkas Daniel.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wanita Diduga Maling Ayam Tertangkap di Pasar Flamboyan

    Wanita Diduga Maling Ayam Tertangkap di Pasar Flamboyan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK – Seorang wanita tertangkap basah oleh sejumlah pedagang usai diduga melakukan aksi pencurian daging ayam di Pasar Flamboyan, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Pontianak Selatan, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 04.08 WIB. Aksi pelaku yang sudah lama meresahkan pedagang itu akhirnya terbongkar setelah ia kedapatan mengambil ayam dalam jumlah cukup banyak hingga menimbulkan kecurigaan. […]

  • Kultum Subuh, Ria Norsan Ajak Warga Bertawakal

    Kultum Subuh, Ria Norsan Ajak Warga Bertawakal

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR LANDAK – Memasuki hari ke-11 bulan suci Ramadan, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa bertawakal kepada Allah SWT di tengah meningkatnya antusiasme umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa yang disampaikannya saat memberikan kultum subuh, Minggu (1/3/2026). Dalam tausiyah singkatnya di Masjid Agung Al-Falah, Kabupaten Mempawah, Gubernur menegaskan bahwa esensi puasa […]

  • Rp39 Miliar Dana RBP REDD Perkuat Visi Ria Norsan Wujudkan Kalbar Hijau dan Berkelanjutan

    Rp39 Miliar Dana RBP REDD Perkuat Visi Ria Norsan Wujudkan Kalbar Hijau dan Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperoleh anggaran Rp39 miliar yang dikelola melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) dalam skema Result Based Payment (RBP) REDD+. Anggaran ini menjadi instrumen strategis dalam mendukung visi Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, MM, MH untuk mewujudkan pembangunan daerah yang hijau, berkelanjutan, dan berdaya saing. Gubernur […]

  • Polisi Tangkap Pelaku Jambret  di Pontianak, Beraksi di 11 TKP, Korban Didominasi Anak-anak

    Polisi Tangkap Pelaku Jambret di Pontianak, Beraksi di 11 TKP, Korban Didominasi Anak-anak

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Kasus penjambretan yang sempat viral di media sosial berhasil diungkap jajaran Polresta Pontianak. Seorang pelaku berinisial YK, warga Kabupaten Ketapang, ditangkap setelah diketahui merampas telepon genggam milik seorang anak. Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga bernama Mareta Imelda ke Polsek Pontianak Selatan pada […]

  • Ruang Digital SMP 5 Ambawang Bisa Dimanfaatkan Tujuh hingga Delapan Sekolah

    Ruang Digital SMP 5 Ambawang Bisa Dimanfaatkan Tujuh hingga Delapan Sekolah

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -Ruang Digital Bersama yang diresmikan di SMP Negeri 5 Sungai Ambawang tidak hanya diperuntukkan bagi satu sekolah. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat pembelajaran bersama bagi sekolah-sekolah di sekitarnya. Kepala Disdikbud Kubu Raya Sy. Muhammad Firdaus menyebut ruang digital tersebut dapat dimanfaatkan oleh tujuh hingga delapan sekolah. “Ini bentuk komitmen kami dalam mendorong digitalisasi pembelajaran. […]

  • Operator Tegaskan SPBU Amboyo Layani Konsumen Sesuai Aturan

    Operator Tegaskan SPBU Amboyo Layani Konsumen Sesuai Aturan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR LANDAK – Pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 64.793.05 yang berlokasi di Desa Amboyo, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, menepis tudingan adanya penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (Peti). Klarifikasi tersebut muncul menyusul beredarnya sebuah video singkat yang diperoleh dari lapangan. Dalam rekaman tersebut, kondisi pelayanan SPBU […]

expand_less