BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Disdikbud Larang Praktik Perpeloncoan

Disdikbud Larang Praktik Perpeloncoan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat menegaskan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 harus berlangsung ramah, edukatif, dan bebas dari perpeloncoan.

Sekolah tingkat SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta, diminta tidak menggelar kegiatan yang mempermalukan, mengintimidasi, maupun membebani fisik peserta didik baru.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.3/2015/Dikbud-C sebagai pedoman pelaksanaan MPLS di seluruh satuan pendidikan SMA dan SMK di Kalbar.

“Terkait MPLS, kami sudah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh satuan pendidikan jenjang SMA dan SMK negeri maupun swasta di Kalimantan Barat. Intinya, MPLS harus diisi dengan kegiatan-kegiatan positif yang tidak mempermalukan siswa baru,” ujar Syarif Faisal saat diwawancarai di Pendopo Gubernur, Minggu (12/7/2026).

Ia menegaskan tidak boleh ada kegiatan yang mengarah pada perpeloncoan, kekerasan, maupun aktivitas yang terlalu berat secara fisik bagi peserta didik.

Pelaksanaan MPLS tersebut mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan Ramah.

Menurut Faisal, kegiatan MPLS harus memiliki nilai pendidikan, terutama dalam membangun karakter sekaligus membantu siswa baru mengenal lingkungan sekolah secara baik.

“Jadi tidak ada lagi kegiatan yang bersifat intimidatif atau membuat siswa merasa takut. MPLS harus lebih diarahkan pada kegiatan yang mempunyai nilai pendidikan karakter dan mengenalkan lingkungan sekolah secara benar kepada siswa baru,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan sekolah agar tidak memberikan tugas yang merendahkan martabat peserta didik, melakukan kekerasan fisik maupun verbal, ataupun menggunakan atribut tertentu yang tidak relevan dan berpotensi dijadikan bahan lelucon.

Sementara itu, tahun ajaran baru 2026/2027 di Kalimantan Barat dimulai pada 14 Juli 2026. Namun, pada hari pertama tersebut, peserta didik yang masuk terlebih dahulu merupakan siswa kelas XI dan XII SMA/SMK.

Sedangkan siswa baru kelas X dijadwalkan mulai masuk pada 16 Juli 2026. Hal tersebut menyesuaikan dengan tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang saat itu masih memasuki Jalur Prestasi.

“Untuk siswa baru kelas X mulai masuk pada 16 Juli karena tahapan SPMB masih berjalan. MPLS akan dilaksanakan selama lima hari, setelah itu mereka mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar sebagai siswa di sekolah tersebut,” jelasnya.

Disdikbud Kalbar berharap pelaksanaan MPLS di seluruh sekolah dapat menjadi tahap awal yang positif bagi peserta didik baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

Melalui MPLS Ramah, siswa diharapkan dapat mengenal guru, teman, budaya sekolah, serta berbagai kegiatan pembelajaran tanpa harus mengalami tekanan maupun intimidasi.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imigrasi Siaga Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah

    Imigrasi Siaga Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, JAKARTA – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi meningkatkan kesiapsiagaan di seluruh Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Udara menyusul eskalasi konflik militer di kawasan Timur Tengah yang mengakibatkan penutupan wilayah udara di sejumlah negara, termasuk Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Iran. Situasi ini berdampak langsung pada operasional penerbangan internasional dari dan menuju Indonesia. Berdasarkan laporan pemantauan […]

  • Penuh Persoalan, Owner Sirkuit Grasstrack di Singkawang Ini Kritik Pelaksanaan Kejurprov Grasstrack Kalbar Putaran 3

    Penuh Persoalan, Owner Sirkuit Grasstrack di Singkawang Ini Kritik Pelaksanaan Kejurprov Grasstrack Kalbar Putaran 3

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – Dutono Dwinaya, tuan rumah sekaligus pemilik sirkuit grasstrack M33 Orlando Pama Utama Mayasopa mengkritik pelaksanaan Kejuaraan Provinsi Putaran 3 Kalbar 2026 Grasstrack yang digelar pada Sabtu – Minggu (15 – 16 Agustus 2026) kemarin. Secara tegas, Dutono Dwijaya meminta pihak penyelenggara agar dapat memberikan penjelasan terbuka terkait beberapa persoalan yang muncul, khususnya pada […]

  • Tersus Disegel KKP, Ketua Komisi III DPRD Kalbar Minta APH Selidiki dan Audit Operasional WHW AR di Ketapang

    Tersus Disegel KKP, Ketua Komisi III DPRD Kalbar Minta APH Selidiki dan Audit Operasional WHW AR di Ketapang

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar PONTIANAK – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Barat, Syarif Amin Muhammad Assegaf, meminta operasional terminal khusus (tersus) milik WHW AR di Kabupaten Ketapang yang disegel Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diaudit secara menyeluruh. Menurut Amin, audit diperlukan untuk menghitung potensi kerugian negara akibat dugaan operasional ilegal yang disebut telah berlangsung cukup lama. “Perlu […]

  • Gubernur Kalbar Komunikasi Intens dengan Bupati Ketapang Tuntaskan Masalah Air Upas

    Gubernur Kalbar Komunikasi Intens dengan Bupati Ketapang Tuntaskan Masalah Air Upas

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar Pontianak – Puluhan massa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Pengemban Amanat Rakyat (Solmadapar) mendatangi Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Senin (27/04). Massa menuntut Pemerintah Daerah untuk menyelesaikan permasalahan persoalan di Air Upas Kabupaten Ketapang dengan menghadirkan solusi dan keadilan bagi masyarakat. Ditengah aksi massa, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mendatangi aksi massa untuk menjelaskan apa […]

  • BPOM Investigasi Dugaan Keracunan Empat Siswa SD Usai Santap MBG di Pontianak Utara

    BPOM Investigasi Dugaan Keracunan Empat Siswa SD Usai Santap MBG di Pontianak Utara

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 24 di Siantan Kecamatan Pontianak Utara diterpa isu adanya keracunan siswa setelah mengonsumsi menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat 30 Januari 2026 kemarin. Dari informasi yang beredar menyebutkan, terdapat empat orang siswa sempat dilarikan ke RSUD Pontianak Utara. Adapun menu yang diduga menjadi sebab masuknya empat […]

  • Direktur Bank Kalbar, Rokidi yang menyatakan penurunan TKD justru membuka peluang pembiayaan bagi bank daerah untuk membantu pemerintah kabupaten dan kota dalam menjaga kesinambungan pembangunan.

    Konsisten Terapkan GRC, Bank Kalbar Catatkan Prestasi Positif

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat atau Bank Kalbar masih mencatatkan kinerja positif sepanjang 2022 lalu. Baik penyaluran kredit maupun penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mengalami pertumbuhan. Termasuk laba bersih perseroan juga semakin tambun bertumbuh sebesar 8,10% secara year on year (yoy). Dan dengan modal inti juga yang terus meningkat. “Sepanjang 2022, […]

expand_less