BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) atau pembelajaran daring tersebut diberlakukan pada 24 hingga 28 Agustus 2026

Kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) atau pembelajaran daring tersebut diberlakukan pada 24 hingga 28 Agustus 2026

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR – Kondisi kualitas udara yang terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat kembali menerapkan pembelajaran dari rumah bagi siswa SMA, SMK, dan SLB.

Kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) atau pembelajaran daring tersebut diberlakukan pada 24 hingga 28 Agustus 2026. Ketentuan ini berlaku bagi satuan pendidikan negeri maupun swasta di Kalimantan Barat.

Plt Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan pengalihan pembelajaran tatap muka dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap dampak kualitas udara yang kurang baik.

Menurutnya, kesehatan dan keselamatan peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan menjadi pertimbangan utama dalam penerapan kebijakan tersebut.

“Pelaksanaan pembelajaran SMA, SMK, dan SLB yang sebelumnya tatap muka dialihkan menjadi Belajar Dari Rumah atau daring mulai tanggal 24 sampai 28 Agustus 2026,” ujar Syarif Faisal.

Meski pembelajaran dilakukan dari rumah, pihak sekolah tetap diminta memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan secara efektif. Guru dapat memanfaatkan sejumlah sarana pembelajaran digital, mulai dari Learning Management System (LMS), WhatsApp Group hingga platform daring lainnya.

Namun, sekolah juga diingatkan agar tidak memberikan beban tugas maupun kegiatan pembelajaran secara berlebihan kepada siswa selama BDR berlangsung.

Di sisi lain, Disdikbud Kalbar masih memberikan ruang bagi sekolah yang berada di wilayah dengan kondisi udara yang relatif aman untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Sekolah yang tidak terdampak kabut asap dan dinilai masih memungkinkan menggelar pembelajaran tatap muka harus terlebih dahulu menyampaikan laporan kepada Disdikbud Kalbar. Laporan tersebut disertai bukti foto kondisi lingkungan serta data kualitas udara dari BMKG.

“Bagi sekolah yang tidak terdampak asap dan masih memungkinkan melaksanakan pembelajaran secara tatap muka, dapat menyampaikan laporan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar dengan melampirkan bukti berupa foto dan data kualitas udara dari BMKG,” jelasnya.

Bagi sekolah yang tetap menggelar pembelajaran tatap muka, sejumlah aturan kesehatan wajib diterapkan. Kegiatan siswa di luar ruangan harus dihentikan sampai kualitas udara kembali memenuhi kriteria sehat berdasarkan Indeks Kualitas Udara atau AQI.

Selain pembatasan aktivitas luar kelas, durasi jam pelajaran dan waktu istirahat siswa juga dikurangi menjadi 35 menit. Peserta didik yang mengikuti pembelajaran tatap muka diwajibkan menggunakan masker kesehatan.

Sementara itu, penerapan kebijakan untuk SMK dan SLB disesuaikan dengan karakteristik satuan pendidikan masing-masing. Penyesuaian juga mempertimbangkan kompetensi pembelajaran serta kebutuhan khusus peserta didik.

Disdikbud Kalbar meminta kepala sekolah melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap proses pembelajaran. Apabila ditemukan kendala selama BDR maupun pembelajaran tatap muka, sekolah diminta segera melaporkannya kepada dinas.

Peran orang tua juga menjadi perhatian selama kebijakan tersebut berlangsung. Orang tua dan wali siswa diimbau mendampingi anak saat belajar dari rumah, membatasi aktivitas di luar rumah, serta memastikan penggunaan masker ketika anak harus beraktivitas di luar.

Syarif mengatakan kebijakan pembelajaran tersebut tidak bersifat permanen. Pelaksanaannya akan terus dievaluasi dengan melihat perkembangan kualitas udara dan kondisi di lapangan.

“Kebijakan ini akan terus kami evaluasi berdasarkan perkembangan kondisi kualitas udara dan kebijakan selanjutnya,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UGM Lanjutkan Pemberdayaan Pendidik Kalimantan Barat, Kini Menjangkau Guru-Guru di Kabupaten Mempawah

    UGM Lanjutkan Pemberdayaan Pendidik Kalimantan Barat, Kini Menjangkau Guru-Guru di Kabupaten Mempawah

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar Mempawah, — Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kapasitas pendidik di Kalimantan Barat melalui penyelenggaraan workshop “Pemberdayaan Pendidik di Kabupaten Mempawah dan Sekitarnya di Kalimantan Barat dalam Menghadapi Kecerdasan Buatan di Era The Great Shifting”. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (4/8) ini menjadi bagian dari keberlanjutan program pengabdian masyarakat yang telah […]

  • Ria Norsan Berikan Perhatian Penuh Dunia Pendidikan Kalbar, 52 SMA/SMK Direhab

    Ria Norsan Berikan Perhatian Penuh Dunia Pendidikan Kalbar, 52 SMA/SMK Direhab

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Memasuki Februari 2026, penguatan sektor pendidikan di Kalimantan Barat terus menunjukkan progres signifikan. Program rehabilitasi dan revitalisasi infrastruktur sekolah yang telah berjalan sejak 2025 mulai memperlihatkan dampak nyata di berbagai daerah. Di bawah kepemimpinan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan terus diperkuat. Tahun 2025, sebanyak 52 sekolah jenjang SMA […]

  • Perkuat Keamanan Penerbangan, Bandara Supadio Siapkan Latihan Gabungan

    Perkuat Keamanan Penerbangan, Bandara Supadio Siapkan Latihan Gabungan

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK – Bandara Internasional Supadio Pontianak memperkuat koordinasi keamanan penerbangan dengan menggelar Rapat Komite Keamanan Bandara atau Airport Security Committee (ASC) kedua tahun 2026. Rapat yang digelar di Ruang Rapat Khatulistiwa, Gedung Administrasi Bandara Supadio, Jumat (7/8/2026), diikuti sejumlah instansi terkait. Stakeholder yang hadir antara lain TNI AU Lanud Supadio, Otoritas Bandara, BINDA […]

  • Meski kegiatan belajar dilakukan dari rumah, Syarif menegaskan proses pendidikan tetap harus berlangsung sesuai jadwal

    Meski kegiatan belajar dilakukan dari rumah, Syarif menegaskan proses pendidikan tetap harus berlangsung sesuai jadwal

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mengalihkan sementara kegiatan pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran daring bagi SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di seluruh Kalimantan Barat. Kebijakan tersebut berlaku selama empat hari, mulai 11 hingga 14 Agustus 2026. Pengalihan pembelajaran dilakukan sebagai langkah antisipasi menyusul memburuknya kualitas udara di sejumlah […]

  • Rp60 MILIAR DISIAPKAN UNTUK KARHUTLA, FOKUS PADA PEMADAMAN, KESEHATAN MASYARAKAT DAN PEMULIHAN LINGKUNGAN

    Rp60 MILIAR DISIAPKAN UNTUK KARHUTLA, FOKUS PADA PEMADAMAN, KESEHATAN MASYARAKAT DAN PEMULIHAN LINGKUNGAN

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui dukungan anggaran daerah dan sinergi dengan Pemerintah Pusat. Secara keseluruhan, dukungan anggaran untuk penanganan karhutla di Kalimantan Barat mencapai Rp60 miliar melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) pada Perubahan APBD 2026, yang bersumber Rp20 miliar dari APBD Provinsi Kalimantan Barat […]

  • GUBERNUR RIA NORSAN BERTOLAK KE KAYONG UTARA, PANTAU PENANGANAN KARHUTLA BUKIT PERAMAS

    GUBERNUR RIA NORSAN BERTOLAK KE KAYONG UTARA, PANTAU PENANGANAN KARHUTLA BUKIT PERAMAS

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar KAYONG UTARA – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), H. Ria Norsan turun langsung ke Kabupaten Kayong Utara untuk melihat kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Bukit Peramas, Minggu (20/9/2026). Gubernur Norsan mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus mengetahui persoalan yang menyebabkan api di kawasan tersebut belum […]

expand_less