BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Didukung Pemerintah Pusat, Norsan Sebut Penanganan Karhutla Kalbar Makin Efektif

Didukung Pemerintah Pusat, Norsan Sebut Penanganan Karhutla Kalbar Makin Efektif

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Yokalbar KUBU RAYA — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat menunjukkan hasil signifikan. Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengungkapkan luas area terdampak kebakaran yang sebelumnya mencapai sekitar 38.000 hektare kini menyisakan sekitar 200 hektare lebih yang masih dalam proses penanganan.

Hal itu disampaikan Norsan saat mendampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melakukan patroli dan peninjauan lokasi karhutla di Dusun Sukadamai, Desa Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (5/9/2026).

Menurut Norsan, tren penurunan juga terjadi pada jumlah titik api di Kalbar. Jika pada puncak kejadian jumlah hotspot sempat mencapai lebih dari 2.000 titik, kini tinggal sekitar 50 titik api yang masih dipantau dan ditangani petugas di lapangan.

“Dari sekitar 38.000 hektare yang terbakar, sekarang tinggal sekitar 200 hektare lebih lagi yang masih ditangani. Titik api juga sudah mulai menurun dari sekitar 2.000 titik, kemudian menjadi 100 lebih, dan sekarang tinggal sekitar 50 titik api,” ujar Norsan.

Ia menilai capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi seluruh unsur yang tergabung dalam Satgas Karhutla, mulai dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah hingga dukungan pemerintah pusat.

Selain kerja keras personel di lapangan, kondisi cuaca yang mulai diwarnai hujan dalam beberapa hari terakhir turut membantu proses pemadaman di sejumlah wilayah.

“Alhamdulillah seluruh stakeholder, TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD daerah maupun pusat berkolaborasi semuanya turun untuk memadamkan api,” katanya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan masyarakat Kalbar, Norsan juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang terus memberikan dukungan dalam penanganan karhutla.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, Bapak Presiden, Menteri Dalam Negeri, dan Kepala BNPB yang sudah hadir langsung melihat situasi dan kondisi kebakaran hutan di Kalimantan Barat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto menegaskan bahwa meski jumlah titik api dan luasan kebakaran terus menurun, tantangan terbesar saat ini adalah memastikan api di lahan gambut benar-benar padam hingga ke lapisan bawah tanah.

Ia mencontohkan lokasi kebakaran di Dusun Sukadamai yang luasnya hanya sekitar tujuh hektare. Namun karena berada di kawasan gambut, proses pemadaman membutuhkan waktu yang sangat panjang.

“Sudah enam hari ini terbakar. Luasnya tidak banyak, tujuh hektare. Tetapi karena lahan gambut, selama enam hari itu baru berhasil enam hektare. Berarti satu hari hanya satu hektare. Saking sulitnya dipadamkan,” kata Suharyanto.

Menurutnya, kebakaran gambut memiliki karakteristik berbeda dibanding kebakaran lahan biasa. Api sering kali tidak terlihat di permukaan, tetapi bara masih terus menyala di bawah tanah dan menghasilkan asap.

“Sekarang yang jadi masalah bukan lagi apinya. Di banyak tempat apinya sudah tidak terlihat, tetapi asapnya masih ada. Karena lahan gambut, harus dipastikan benar-benar padam,” ujarnya.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, tim gabungan menerapkan berbagai metode pemadaman, termasuk penyuntikan air ke dalam lapisan gambut menggunakan pipa khusus agar air dapat langsung menjangkau sumber bara di bawah permukaan tanah.

Suharyanto juga memberikan apresiasi terhadap kekompakan Satgas Karhutla Kalbar yang dinilainya bekerja luar biasa dalam menekan penyebaran kebakaran.

“Saya bangga melihat satgas darat di tempat ini. Pak Gubernur turun langsung, Pak Pangdam turun langsung. Ada Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, BPBD, Dinas Kehutanan, KPH, TNI dan Polri. Semua bahu-membahu melakukan pemadaman,” katanya.

Meski situasi terus membaik, pemerintah memastikan operasi pemadaman dan patroli akan terus dilakukan hingga seluruh titik api benar-benar padam untuk mencegah munculnya kebakaran susulan di lahan gambut yang masih menyimpan bara di bawah permukaan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sering Terdampak Genangan Air, Pemprov Kalbar Wacanakan Relokasi SMKN 1 Nanga Pinoh

    Sering Terdampak Genangan Air, Pemprov Kalbar Wacanakan Relokasi SMKN 1 Nanga Pinoh

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sering Terdampak Genangan Air, Pemprov Kalbar Wacanakan Relokasi SMKN 1 Nanga Pinoh MELAWI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan langkah strategis untuk mengatasi persoalan genangan air yang kerap melanda lingkungan SMKN 1 Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Selain melakukan perbaikan sistem drainase, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mewacanakan relokasi sekolah ke lokasi yang lebih luas dan […]

  • Daftar Calon Ketua Karang Taruna Kalbar, Muhammad Farizi Usung Pemberdayaan Pemuda Berbasis Karya Nyata

    Muhammad Farizi Nahkodai Karang Taruna Kalbar, Siap Perkuat Kolaborasi hingga Tingkat RT/RW

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar – Muhammad Faizi resmi terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat usai pelaksanaan Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung sukses. Usai terpilih, Faizi menegaskan komitmennya untuk memperkuat organisasi melalui kolaborasi dengan pemerintah serta memperluas kepengurusan hingga ke tingkat desa dan RT/RW agar manfaat organisasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Dalam […]

  • Rokidi, Direktur Utama Bank Kalbar

    Dirut Bank Kalbar Tegaskan Perluas Jangkauan Layanan Digital

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan komitmen memperkuat struktur permodalan dan akselerasi digitalisasi Bank Kalbar dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa di Pontianak, Rabu (11/2/2026). Bank daerah tersebut mencatat laba bersih Rp522,99 miliar dengan NPL sehat 1,85 persen, sekaligus menyiapkan ekspansi layanan digital dan penguatan modal daerah untuk tahun 2026. […]

  • Timberland Medical Centre Siapkan Layanan Jemput di PLBN, Bidik Wisatawan Medis Asal Kalbar

    Timberland Medical Centre Siapkan Layanan Jemput di PLBN, Bidik Wisatawan Medis Asal Kalbar

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUCHING – Timberland Medical Centre Kuching, Sarawak, Malaysia, terus memperkuat posisinya sebagai salah satu rumah sakit swasta pilihan bagi wisatawan medis di kawasan Borneo, khususnya pasien asal Kalimantan Barat (Kalbar), Indonesia. Rumah sakit yang berdiri sejak 1994 dan kini berada di bawah jaringan IHH Healthcare Malaysia itu bahkan menyiapkan layanan penjemputan khusus bagi pasien dari […]

  • rups bank kalbar

    Di RUPS, Ria Norsan Sebut Bank Kalbar Instrumen Penting Pembangunan Daerah

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan komitmen memperkuat struktur permodalan dan akselerasi digitalisasi Bank Kalbar dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa di Pontianak, Rabu (11/2/2026). Bank daerah tersebut mencatat laba bersih Rp522,99 miliar dengan NPL sehat 1,85 persen, sekaligus menyiapkan ekspansi layanan digital dan penguatan modal daerah untuk tahun […]

  • rups bank kalbar

    RUPS Bank Kalbar Calonkan Edy Kusnadi Sebagai Dirut Gantikan Rokidi

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, Rabu (11/2). Sejumlah keputusan strategis dihasilkan dalam kegiatan yang digelar di Aula Bank Kalbar, Jalan Rahadi Osman No 10 Pontianak. Salah satunya menyetujui pengunduran diri Rokidi selaku direktur utama “Menyetujui Pengunduran Diri Saudara Rokidi dari jabatan […]

expand_less