BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Gubernur Kalbar Dorong Lahan Bekas Karhutla Dipulihkan Jadi Lahan Produktif

Gubernur Kalbar Dorong Lahan Bekas Karhutla Dipulihkan Jadi Lahan Produktif

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Yokalbar KUBU RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendorong pemulihan lahan yang terdampak kebakaran agar kembali produktif dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan pertanian maupun perkebunan.

Gubernur Kalbar Ria Norsan mengatakan, upaya pemulihan tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Masyarakat juga perlu mendapat dukungan agar dapat mengolah lahannya tanpa harus menggunakan cara pembakaran.

Menurutnya, salah satu dukungan yang dapat diberikan adalah memfasilitasi penggunaan alat berat untuk membantu masyarakat mengolah lahan.

“Nanti ke depannya bagaimana kita bisa bekerja sama dengan PUPR atau apa, memberikan bantuan kepada masyarakat untuk meminjamkan alat berat, mungkin untuk mengolah lahan ini supaya cepat menjadi lahan pertanian,” ujar Ria Norsan saat meninjau karhutla di Desa Limbung, Rasau Jaya, Kamis (3/9/2026).

Ia menilai, ketika lahan sudah menjadi lahan pertanian atau perkebunan yang produktif, masyarakat akan memiliki kepentingan untuk menjaganya. Sebaliknya, lahan yang tidak dikelola berpotensi kembali dibakar karena pembakaran dianggap lebih cepat dan murah.

“Kalau seandainya kita tidak bantu, mereka akan mengerjakan dengan cara membakar,” katanya.

Selain membantu pengolahan lahan, Norsan juga mendorong penghijauan kembali setelah musim kemarau berakhir.

Ia meminta jajaran lingkungan hidup dan kehutanan menyiapkan bibit untuk ditanam bersama di kawasan yang terdampak.

“Nanti setelah kemarau ini, saya minta dari lingkungan hidup dan kehutanan siapkan bibit. Kita datang ke sini lagi, kita tanam sama-sama, kita hijaukan,” ujarnya.

Menurutnya, pemulihan lahan harus dilakukan bersama dengan masyarakat agar kawasan yang terbakar tidak kembali menjadi lahan yang rawan terbakar.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya memulihkan kondisi lingkungan, tetapi juga membuka kembali peluang masyarakat untuk mengelola lahan secara produktif dan berkelanjutan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Titik Panas Turun, Mengapa Asap Masih Terasa? Ini Penjelasan Ria Norsan

    Titik Panas Turun, Mengapa Asap Masih Terasa? Ini Penjelasan Ria Norsan

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Penurunan jumlah titik panas di Kalimantan Barat (Kalbar) belum sepenuhnya menghilangkan kabut asap yang masih dirasakan di sejumlah wilayah. Gubernur Kalbar Ria Norsan menjelaskan, kondisi tersebut tidak terlepas dari dinamika cuaca dan pergerakan angin yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat. Berdasarkan pemantauan data BMKG yang disampaikan Norsan, arah angin saat ini bergerak […]

  • OMC Terus Digencarkan, Potensi Hujan Meluas di Kalbar Diprediksi hingga 22 September

    OMC Terus Digencarkan, Potensi Hujan Meluas di Kalbar Diprediksi hingga 22 September

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terus diperkuat melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Langkah tersebut dilakukan seiring prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan potensi hujan masih terdapat di hampir seluruh kabupaten/kota di Kalbar hingga 22 September 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah […]

  • Norsan Dorong Alat Berat Jadi Solusi Buka Lahan Tanpa Bakar

    Norsan Dorong Alat Berat Jadi Solusi Buka Lahan Tanpa Bakar

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendorong penggunaan alat berat sebagai salah satu solusi pembukaan lahan, terutama di tengah tingginya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat cuaca panas dan kemarau. Menurut Norsan, pembukaan lahan tanpa membakar menjadi langkah yang perlu didorong untuk mencegah munculnya titik api baru. Pemerintah pun perlu mencari alternatif […]

  • Karang Taruna Kalbar Mulai Tahapan Regenerasi, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka Jelang Temu Karya Daerah

    Karang Taruna Kalbar Mulai Tahapan Regenerasi, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka Jelang Temu Karya Daerah

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK- Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) melalui Caretaker Pengurus Provinsi Karang Taruna Kalimantan Barat memulai tahapan regenerasi kepengurusan dengan membuka pendaftaran calon Ketua Karang Taruna tingkat kabupaten/kota dan provinsi. Tahapan tersebut menjadi agenda awal menjelang pelaksanaan Temu Karya Daerah (TKD) Karang Taruna Kalimantan Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Pontianak. Kegiatan tersebut […]

  • BPJS KESEHATAN Singkawang Tanggapi Isu Penyesuaian Iuran JKN

    BPJS KESEHATAN Singkawang Tanggapi Isu Penyesuaian Iuran JKN

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBA, SINGKAWANG – Beberapa waktu belakangan ini, beredar informasi mengenai wacana kenaikan iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menanggapi isu tersebut, Kepala Humas BPJS KesehatanKepala Cabang BPJS Kesehatan Singkawang, Wahyu Aji Anindhiyo Satriojati menjelaskan bahwa sampai dengan saat ini belum ada perubahan besaran nominal iuran JKN. “Besaran iuran yang berlaku masih mengacu pada Peraturan Presiden […]

  • Sering Terdampak Genangan Air, Pemprov Kalbar Wacanakan Relokasi SMKN 1 Nanga Pinoh

    Sering Terdampak Genangan Air, Pemprov Kalbar Wacanakan Relokasi SMKN 1 Nanga Pinoh

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sering Terdampak Genangan Air, Pemprov Kalbar Wacanakan Relokasi SMKN 1 Nanga Pinoh MELAWI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan langkah strategis untuk mengatasi persoalan genangan air yang kerap melanda lingkungan SMKN 1 Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Selain melakukan perbaikan sistem drainase, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mewacanakan relokasi sekolah ke lokasi yang lebih luas dan […]

expand_less