BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Gubernur Kalbar Respon Keluhan Warga Serimbu, Janjikan Tindak Lanjut Infrastruktur, Sekolah hingga Air Bersih

Gubernur Kalbar Respon Keluhan Warga Serimbu, Janjikan Tindak Lanjut Infrastruktur, Sekolah hingga Air Bersih

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Yokalbar LANDAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan merespon sejumlah aspirasi dan keluhan masyarakat Desa Serimbu dan desa-desa di sekitarnya di Kabupaten Landak. Aspirasi tersebut mencakup pembangunan jalan, perbaikan jembatan, hingga penyediaan akses air bersih serta pembangunan sekolah.

Penyampaian aspirasi berlangsung dalam dialog Gema Membangun Desa ke-IV di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan secara langsung sejumlah kebutuhan infrastruktur yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas dan pelayanan dasar masyarakat.

Menanggapi usulan pembangunan jalan Serimbu-Bengkayang yang disampaikan oleh salah seorang warga, Franciscus, Ria Norsan menjelaskan bahwa pembangunan ruas jalan tersebut telah dilakukan dari wilayah Bengkayang menuju Serimbu.

“Kalau jalan yang kita bangun menuju Serimbu dari Kabupaten Landak, kita bangun dari Bengkayang, Suti Semarang, menuju ke Serimbu. Titik nolnya dari Bengkayang menuju Serimbu, bukan dari Serimbu ke Bengkayang,” kata Ria Norsan.

Menurutnya, pembangunan ruas jalan tersebut telah menelan anggaran sekitar Rp12 miliar. Ia meminta masyarakat menunggu hingga pembangunan dapat tersambung sesuai rencana.

“Kita sudah bangun dari Bengkayang, Suti Semarang, nanti akan menuju ke Serimbu. Tinggal Bapak menunggu sampai selesai,” ujarnya.

Selain akses jalan, persoalan ketersediaan air bersih juga menjadi salah satu aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Ria Norsan mengatakan Pemprov Kalbar memiliki program penyediaan air bersih berbasis sumber air dari kawasan pegunungan. Sistem tersebut nantinya dapat memanfaatkan sumber air yang dialirkan menggunakan jaringan perpipaan menuju permukiman warga.

“Untuk air bersih, ada program kita. Kalau di sini biasanya menggunakan sistem gravitasi, sumber air dari pegunungan kemudian dialirkan menggunakan pipa ke rumah-rumah warga,” jelasnya.

Ia mengatakan pemerintah akan terlebih dahulu melakukan pengecekan di lapangan untuk memastikan keberadaan dan potensi sumber air yang dapat dimanfaatkan. Jika memungkinkan, pembangunan sarana air bersih tersebut diharapkan dapat direncanakan dan dilaksanakan pada 2027.

“Kita nanti akan cek di lapangan di mana ada sumber air di gunung di sini. Kemudian akan kita rencanakan dan laksanakan pembangunannya. Mudah-mudahan pada 2027 kita bisa cek dan tindak lanjuti,” katanya.

Sementara itu, terkait akses jalan menuju Dusun Sahamin hingga wilayah Engkangin, Ria Norsan mengatakan ruas jalan provinsi saat ini telah dibangun hingga Serimbu. Pemerintah provinsi akan melakukan pengecekan untuk melihat kemungkinan melanjutkan pembangunan hingga Engkangin.

“Nanti kita coba cek apakah bisa dilanjutkan sampai ke Engkangin. Kalau tidak, kita akan upayakan melalui program jalan lingkungan,” tuturnya.

Untuk merealisasikan akses tersebut melalui program jalan lingkungan, Ria Norsan meminta perangkat daerah terkait untuk melihat kemungkinan memasukkannya dalam program pembangunan.

Aspirasi lainnya datang dari Kepala Desa Jambu Tembawang, yang meminta pembangunan jembatan gantung. Jembatan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan dan sempat ditinjau oleh Pj Gubernur Kalimantan Barat.

Ria Norsan mengatakan pemerintah akan mengupayakan agar pembangunan jembatan tersebut dapat masuk dalam program 2027. Namun, sebelum pembangunan dilakukan, diperlukan proses perencanaan dan desain teknis terlebih dahulu.

“Untuk jembatan gantung Jambu Tembawang yang kemarin rusak, kita upayakan mudah-mudahan bisa dimasukkan pada 2027. Kita desain dulu gambarnya, kemudian bentangannya dan lebarnya. Kalau desainnya sudah siap dan dananya tersedia, akan kita sampaikan kepada Ibu Bupati,” ungkapnya.

Ria Norsan menegaskan Pemprov Kalbar akan berupaya semaksimal mungkin menindaklanjuti berbagai aspirasi masyarakat. Apabila pembangunan tidak dapat ditangani melalui program pemerintah provinsi, menurutnya, terdapat alternatif pembiayaan melalui program pemerintah pusat.

“Kita berupaya semaksimal mungkin. Kalau tidak bisa masuk dalam program jalan provinsi, mungkin kita tempuh melalui Inpres Jalan Daerah. Biasanya kalau ingin lebih cepat, bisa juga diusulkan melalui anggota DPR RI,” katanya.

Ia menyebut Ketua Komisi V DPR RI Lazarus sebagai salah satu pihak yang dapat membantu memperjuangkan aspirasi pembangunan infrastruktur di Kalbar melalui pemerintah pusat.

Ria Norsan juga menyatakan pihaknya siap memberikan rekomendasi terhadap usulan pembangunan yang disampaikan masyarakat.

“Nanti kami bantu. Kita buat rekomendasi dari gubernur, kemudian kita sampaikan kepada Komisi V DPR RI. Mudah-mudahan dengan rekomendasi dari Ibu Bupati juga, usulannya bisa lebih cepat diprioritaskan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Gema Membangun Desa ke-IV, Pemprov Kalbar bersama Pemkab Landak diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat, terutama terkait kebutuhan dasar dan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPMB 2026 Kalbar Ubah Skema Jarak Domisili, Sistem Baru Dinilai Lebih Adil

    SPMB 2026 Kalbar Ubah Skema Jarak Domisili, Sistem Baru Dinilai Lebih Adil

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar PONTIANAK — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat mulai mensosialisasikan petunjuk teknis (juknis) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 kepada para kepala sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan di Kota Pontianak. Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdikbud Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan juknis SPMB 2026 telah disusun mengacu pada ketentuan dari pemerintah pusat dan disesuaikan dengan kondisi daerah. […]

  • BPBD Kalbar Usulkan Penambahan Helikopter, Perkuat Respons Karhutla di Wilayah Selatan dan Timur

    BPBD Kalbar Usulkan Penambahan Helikopter, Perkuat Respons Karhutla di Wilayah Selatan dan Timur

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mengusulkan penambahan armada helikopter untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di wilayah selatan dan timur Kalimantan Barat yang memiliki jarak tempuh cukup jauh dari pusat operasi. Ketua Satuan Tugas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan saat ini Kalimantan Barat didukung […]

  • Safari Hamzah: Merdeka Dari Panas, Merdeka Dari Tidak Peduli

    Safari Hamzah: Merdeka Dari Panas, Merdeka Dari Tidak Peduli

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MERDEKA DARI PANAS, MERDEKA DARI TIDAK PEDULI oleh Safai Hamzah Waktu kecil saya tidak mengenal AC. Rumah di kampung tidak punya AC. Tetapi kami bisa tidur nyenyak. Pagi-pagi bangun dengan udara yang masih segar. Jendela dibuka. Angin masuk. Pohon di halaman menjadi payung alami. Matahari ada, tetapi rasanya tidak sedang mengejar kita. Sekarang rumah kita […]

  • OSO Dipelantikan DPD Hanura Kalbar  ‘Semua Kepala Daerah Adalah Saudara, Jangan Terpecah Belah’

    OSO Dipelantikan DPD Hanura Kalbar ‘Semua Kepala Daerah Adalah Saudara, Jangan Terpecah Belah’

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    OSO Tekankan Persatuan Daerah Saat Lantik Kepengurusan Baru Hanura Kalbar YoKalbar – Ketua Umum DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Oesman Sapta Odang (OSO), menekankan pentingnya menjaga persatuan dan soliditas kepemimpinan daerah dalam pelantikan Pengurus DPD Partai Hanura Provinsi Kalimantan Barat periode 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Qubu Resort, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (21/1), […]

  • Air PDAM Pontianak Asin, Warga Tagih Tanggung Jawab Walikota

    Air PDAM Pontianak Asin, Warga Tagih Tanggung Jawab Walikota

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR Pontianak– Sejumlah warga di beberapa wilayah Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mengeluhkan kualitas air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang belakangan terasa asin dan kurang layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Keluhan tersebut disampaikan warga yang mengaku merasakan perubahan rasa dan kualitas air yang mengalir dari jaringan PDAM ke rumah mereka. Salah seorang warga Pontianak Kota, […]

  • Rokidi, Direktur Utama Bank Kalbar

    Kinerja Solid Bank Kalbar Sepanjang 2025

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIUANAK – Bank Kalbar kembali menunjukkan kinerja yang solid sepanjang 2025, dengan pencapaian positif pada sejumlah indikator utama, terutama laba bersih dan penyaluran kredit. Pertumbuhan tersebut didukung oleh struktur pendanaan yang semakin sehat, tercermin dari peningkatan rasio CASA (Current Account Saving Account) atau dana murah yang signifikan. Menurut Rokidi, Direktur Utama Bank Kalbar kepada […]

expand_less