BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Rakor Karhutla, BPBD Kalbar Ungkap Dua Kendala Terbesar di Daerah

Rakor Karhutla, BPBD Kalbar Ungkap Dua Kendala Terbesar di Daerah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

YOKALBAR PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat menggelar rapat koordinasi (rakor) penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama BPBD kabupaten/kota se-Kalbar. Rakor yang digelar pada Selasa (5/8/2026) itu membahas berbagai persoalan penanganan karhutla, mulai dari sarana dan prasarana hingga penguatan koordinasi lintas daerah.

Plt Kepala BPBD Kalbar, Ridwan, mengatakan rakor tersebut menjadi momentum penting karena sudah beberapa tahun terakhir tidak pernah dilaksanakan secara menyeluruh.

“Mulai tanggal 5 ini kami berkoordinasi melakukan rakor dengan kabupaten/kota. Sudah beberapa tahun kita tidak melaksanakan rakor seperti ini. Hari ini semua kita bahas, mulai dari permasalahan sarana dan prasarana, penanganan di lapangan, hingga berbagai persoalan kebencanaan di Kalimantan Barat,” kata Ridwan.

Dalam rakor tersebut, seluruh peserta juga menyepakati sejumlah komitmen untuk memperkuat penanganan bencana ke depan. Salah satunya adalah usulan agar rakor rutin digelar dua kali dalam setahun.

“Permintaan dari kabupaten, kalau bisa rakor dilaksanakan dua kali. Kami dari provinsi akan mencoba memfasilitasi berbagai keluhan yang disampaikan kabupaten/kota agar pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam penanggulangan bencana, bisa lebih optimal,” ujarnya.

Ridwan mengungkapkan, berdasarkan hasil pembahasan, terdapat dua daerah yang menghadapi tantangan paling besar dalam penanganan karhutla, yakni Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kubu Raya.
Menurutnya, luas wilayah yang harus ditangani menjadi kendala utama, disusul keterbatasan sarana dan prasarana pemadaman.

“Yang menjadi kendala paling krusial berada di Ketapang dan Kubu Raya. Permasalahan pertama adalah luas kawasan yang harus ditangani, kemudian persoalan sarana dan prasarana di lapangan. Hampir semua kabupaten juga mengeluhkan keterbatasan sapras,” jelasnya.

BPBD Kalbar, lanjut Ridwan, akan berupaya membantu pemenuhan kebutuhan peralatan yang menjadi kewenangan provinsi melalui sinergi bersama pemerintah kabupaten/kota.

“Kami akan mencoba membantu apa saja yang menjadi kebutuhan sarana dan prasarana di kabupaten, sehingga penanganan karhutla bisa lebih maksimal,” katanya.

Selain membahas kesiapsiagaan, BPBD Kalbar juga melakukan evaluasi terhadap penanganan karhutla di Kabupaten Ketapang yang menjadi salah satu wilayah dengan kejadian kebakaran cukup tinggi.

Ridwan menilai, penguatan koordinasi menjadi hal yang harus diperbaiki ke depan, baik di internal BPBD maupun dengan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis lainnya.

“Yang perlu kami evaluasi adalah koordinasi sesama BPBD, kemudian koordinasi dengan OPD teknis lainnya. Itu yang akan kami perkuat agar penanganan karhutla ke depan semakin efektif,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim SAR gabungan temukan warga hilang saat karhutla di Ketapang dalam kondisi selamat

    Tim SAR gabungan temukan warga hilang saat karhutla di Ketapang dalam kondisi selamat

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK- Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang warga yang dilaporkan hilang saat terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada Rabu (5/8/2026) pagi dalam kondisi selamat meski mengalami kelelahan. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, Made Junetra, mengatakan Kantor SAR Pontianak […]

  • BPBD Kalbar Sosialisasikan Tahapan Status Bencana, Daniel: Penetapan Status untuk Percepat Penanganan dan Lindungi Masyarakat

    BPBD Kalbar Sosialisasikan Tahapan Status Bencana, Daniel: Penetapan Status untuk Percepat Penanganan dan Lindungi Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus mengedukasi masyarakat mengenai tahapan status bencana sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana di daerah.   Ketua Satuan Tugas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan penetapan status bencana bukan sekadar keputusan administratif, melainkan menjadi dasar bagi pemerintah dalam mempercepat […]

  • Pemprov Kalbar Kawal Penyaluran BBM Subsidi agar Tepat Sasaran

    Gubernur Ria Norsan Pastikan Pemprov Kalbar Kawal Penyaluran BBM Subsidi agar Tepat Sasaran

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) berkomitmen mengawal penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi agar tepat sasaran, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat yang berhak, khususnya pengemudi angkutan umum dan angkutan barang. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, saat menerima secara langsung aspirasi Persatuan Sopir Kalimantan Barat yang menggelar aksi […]

  • Gubernur Kalbar Ria Norsan Perkuat Olahraga Inklusif melalui Kepengurusan SOIna 2025-2029

    Gubernur Kalbar Ria Norsan Perkuat Olahraga Inklusif melalui Kepengurusan SOIna 2025-2029

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya dalam memperluas pembangunan olahraga yang inklusif dengan mendukung penuh pengukuhan Pengurus Provinsi Special Olympics Indonesia (SOIna) Kalimantan Barat masa bakti 2025–2029 di bawah kepemimpinan Stephani Yane, yang digelar di Pendopo Gubernur, Selasa pagi (20/1/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua I Pengurus Pusat SOIna, Novia, berdasarkan […]

  • Bupati Erlina Cek Berat LPG Subsidi “Jangan Main-main Takaran”

    Bupati Erlina Cek Berat LPG Subsidi “Jangan Main-main Takaran”

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH -Bupati Mempawah, Erlina, melakukan kunjungan kerja sekaligus inspeksi mendadak (sidak) ke Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT PAS di Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Selasa (10/2/2026). Sidak ini dilakukan untuk menguji pengisian tabung serta memastikan ketersediaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 kilogram di wilayah Kabupaten Mempawah. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Erlina […]

  • Penggerebekan Safe House Ilegal di Kubu Raya, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

    Penggerebekan Safe House Ilegal di Kubu Raya, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR KUBU RAYA – Tim Macan Raya Satreskrim Polres Kubu Raya berhasil menggagalkan upaya pengiriman 19 Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural yang hendak diselundupkan ke Malaysia. Sebuah rumah yang berlokasi di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, yang dijadikan “save house” ilegal digerebek petugas pada Sabtu malam, 10 Januari 2026. Operasi senyap ini mengungkap […]

expand_less