BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » BPBD Kalbar Perkuat Mitigasi Bencana, Daniel: Kesiapsiagaan Adalah Kunci Menyelamatkan Nyawa

BPBD Kalbar Perkuat Mitigasi Bencana, Daniel: Kesiapsiagaan Adalah Kunci Menyelamatkan Nyawa

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat upaya mitigasi bencana sebagai langkah strategis untuk mengurangi risiko bencana di wilayah Kalimantan Barat yang memiliki potensi tinggi terhadap banjir, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), puting beliung, gempa bumi, hingga gelombang pasang.

 

Ketua Satuan Tugas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan mitigasi merupakan tahapan penting dalam penanggulangan bencana karena dilakukan sebelum bencana terjadi sehingga dapat meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

 

“Mitigasi adalah investasi keselamatan. Semakin baik kesiapsiagaan yang dibangun, maka semakin kecil risiko korban jiwa maupun kerugian yang ditimbulkan ketika bencana terjadi,” ujar Daniel.

 

Menurutnya, BPBD Kalbar terus mengembangkan berbagai strategi untuk memperkuat ketangguhan daerah, mulai dari penguatan kebijakan dan regulasi kebencanaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, edukasi masyarakat, hingga pembangunan infrastruktur yang tangguh terhadap bencana.

 

Selain itu, sistem peringatan dini juga terus diperkuat melalui pemanfaatan teknologi informasi, pemantauan kondisi cuaca, serta penyebaran informasi secara cepat kepada masyarakat agar potensi bencana dapat diantisipasi sejak dini.

 

“Kami juga mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, seperti rehabilitasi hutan, perlindungan kawasan mangrove, pengelolaan daerah aliran sungai, serta pengendalian alih fungsi lahan sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko bencana,” jelasnya.

 

Daniel mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam upaya mitigasi bencana di Kalimantan Barat. Di antaranya luasnya wilayah, kondisi geografis yang sulit dijangkau, keterbatasan akses di daerah pedalaman dan perbatasan, serta perubahan iklim yang meningkatkan frekuensi dan intensitas bencana.

 

Di samping itu, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap budaya sadar bencana juga masih menjadi pekerjaan bersama yang harus terus diperkuat melalui edukasi dan sosialisasi secara berkelanjutan.

 

Untuk menjawab tantangan tersebut, BPBD Kalbar terus mengimplementasikan berbagai program, seperti pemetaan risiko bencana di seluruh kabupaten dan kota, penyusunan Rencana Aksi Daerah Pengurangan Risiko Bencana (RAD PRB), penguatan kelembagaan kebencanaan, pembentukan Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana, hingga peningkatan kapasitas relawan.

 

“Mitigasi tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Diperlukan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, akademisi, media, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat agar budaya sadar bencana semakin kuat,” kata Daniel.

 

Ia menambahkan, BPBD juga terus memperkuat sistem informasi dan komunikasi kebencanaan melalui pemanfaatan media digital, sirene peringatan dini, serta monitoring dan evaluasi secara berkala agar setiap potensi ancaman dapat segera ditindaklanjuti.

 

Daniel mengimbau masyarakat untuk mengenali potensi bencana di lingkungan masing-masing, menyiapkan rencana evakuasi keluarga, mengikuti informasi resmi dari pemerintah, serta tidak mengabaikan peringatan dini yang dikeluarkan oleh instansi berwenang.

 

“Prinsip utama dalam penanggulangan bencana adalah mencegah sebelum terjadi, siap saat terjadi, dan bangkit lebih kuat setelah bencana. Dengan kesiapsiagaan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, kita dapat membangun Kalimantan Barat yang semakin tangguh terhadap bencana,” pungkas Daniel.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Norsan: Pemprov Kalbar Siapkan Dukungan untuk Pengembangan Kawasan Perbatasan di Temajuk-Teluk Melano

    Gubernur Norsan: Pemprov Kalbar Siapkan Dukungan untuk Pengembangan Kawasan Perbatasan di Temajuk-Teluk Melano

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar SAMBAS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendukung Pemerintah Pusat dalam pengembangan kawasan perbatasan. Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalbar, Ria Norsan usai meninjau Kawasan Pos Lintas Batas Indonesia- Malaysia di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Minggu (14/6/2026). Pemprov Kalbar akan terus melakukan pembinaan lintas sektor dengan melibatkan instansi terkait untuk memperkuat sektor ekonomi, […]

  • BPBD Kalbar Intensifkan Penanganan Banjir di Tiga Kabupaten, Ribuan Warga Terdampak

    BPBD Kalbar Intensifkan Penanganan Banjir di Tiga Kabupaten, Ribuan Warga Terdampak

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus meningkatkan koordinasi penanganan banjir yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sintang, Kubu Raya, dan Kapuas Hulu. Curah hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit sungai meningkat dan mengakibatkan permukiman warga terendam. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD […]

  • Turun Padamkan Karhutla, Gubernur Norsan Beri Masker dan Makanan hingga Vitamin untuk Petugas Pemadam

    Turun Padamkan Karhutla, Gubernur Norsan Beri Masker dan Makanan hingga Vitamin untuk Petugas Pemadam

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan tak hanya datang meninjau kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sekunder C, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya. Ia juga turun langsung membantu proses pemadaman bersama tim gabungan, Rabu (2/9/2026). Di tengah kondisi panas dan kepungan asap, Norsan turut memastikan kondisi personel serta relawan yang berada di garis […]

  • Kapolda Kalbar Cek Langsung Krisis Air Bersih di Pontianak, Warga Antre Bawa Galon

    Kapolda Kalbar Cek Langsung Krisis Air Bersih di Pontianak, Warga Antre Bawa Galon

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar) Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar mengapresiasi gerakan masyarakat dan berbagai pihak yang turun langsung membantu warga mendapatkan air bersih di tengah krisis air bersih yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kalbar, khususnya Kota Pontianak. Apresiasi itu disampaikan Alberd saat meninjau langsung kegiatan pembagian air bersih di Pemadam […]

  • Gubernur Norsan Sebut Pemprov Perkuat Penanganan Karhutla, Titik Api Ketapang Turun Jadi 56

    Gubernur Norsan Sebut Pemprov Perkuat Penanganan Karhutla, Titik Api Ketapang Turun Jadi 56

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memastikan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat menyusul masih munculnya titik api di sejumlah wilayah Kalbar. Salah satu wilayah yang masih menjadi perhatian pemerintah yakni Kabupaten Ketapang. Berdasarkan perkembangan yang diterima Norsan, jumlah titik api di wilayah tersebut mengalami penurunan dari 73 titik pada pagi […]

  • Kalbar Antisipasi Dini Pengendalian Inflasi untuk Perkuat Ketahanan Pangan

    Gubernur Kalbar Kalbar Antisipasi Dini Pengendalian Inflasi untuk Perkuat Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, menegaskan bahwa pengendalian inflasi pada semester II Tahun 2026 harus berorientasi pada langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, dan memastikan ketersediaan pasokan di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Komitmen tersebut disampaikan saat memimpin High Level Meeting (HLM) Pengendalian Inflasi Semester II Tahun 2026 di […]

expand_less