BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » BPBD Kalbar Sosialisasikan Tahapan Status Bencana, Daniel: Penetapan Status untuk Percepat Penanganan dan Lindungi Masyarakat

BPBD Kalbar Sosialisasikan Tahapan Status Bencana, Daniel: Penetapan Status untuk Percepat Penanganan dan Lindungi Masyarakat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus mengedukasi masyarakat mengenai tahapan status bencana sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana di daerah.

 

Ketua Satuan Tugas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan penetapan status bencana bukan sekadar keputusan administratif, melainkan menjadi dasar bagi pemerintah dalam mempercepat penanganan, mengoptimalkan koordinasi lintas sektor, serta memastikan perlindungan kepada masyarakat.

 

“Status bencana ditetapkan agar seluruh proses penanganan dapat berjalan cepat, terkoordinasi, dan efektif. Dengan status yang jelas, setiap instansi memiliki pedoman dalam bertindak sesuai kondisi yang terjadi di lapangan,” ujar Daniel.

 

Ia menjelaskan, terdapat tiga tahapan utama dalam penanganan bencana, yakni Status Siaga Darurat, Status Tanggap Darurat, dan Status Pasca Bencana.

 

Pada tahap Status Siaga Darurat, pemerintah melakukan berbagai langkah antisipasi sebelum bencana terjadi. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemantauan wilayah rawan, penyebaran informasi peringatan dini, aktivasi posko siaga, serta memastikan kesiapan personel dan logistik.

 

“Status siaga darurat bertujuan mengurangi risiko sebelum bencana terjadi. Pada fase ini kami memperkuat monitoring, meningkatkan koordinasi, dan memastikan seluruh sumber daya siap apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,” jelas Daniel.

 

Apabila bencana telah terjadi, pemerintah menetapkan Status Tanggap Darurat yang berfokus pada penyelamatan jiwa masyarakat. Pada tahap ini, BPBD bersama seluruh unsur terkait melakukan evakuasi korban, operasi pencarian dan penyelamatan, pendistribusian bantuan, pendataan kerusakan, serta mengaktifkan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB).

 

“Fokus utama pada masa tanggap darurat adalah menyelamatkan jiwa manusia. Seluruh sumber daya digerakkan agar korban segera mendapatkan pertolongan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi,” katanya.

 

Selanjutnya, setelah kondisi darurat dinyatakan berakhir, penanganan memasuki Status Pasca Bencana yang difokuskan pada pemulihan kehidupan masyarakat dan pembangunan kembali wilayah terdampak.

 

Tahapan ini meliputi rehabilitasi fasilitas umum, rekonstruksi infrastruktur, pemulihan ekonomi masyarakat, hingga pemberian dukungan psikososial bagi korban terdampak.

 

Menurut Daniel, keberhasilan penanganan bencana tidak hanya bergantung pada kesiapan pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat melalui peningkatan kesadaran terhadap risiko bencana.

 

BPBD Kalbar mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi, menyiapkan perlengkapan siaga bencana, menjaga kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta mengikuti arahan petugas apabila terjadi keadaan darurat.

 

“Kesiapsiagaan merupakan tanggung jawab bersama. Semakin siap masyarakat menghadapi potensi bencana, semakin kecil risiko yang ditimbulkan. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk memahami tahapan status bencana dan bersama-sama membangun Kalimantan Barat yang tangguh terhadap bencana,” pungkas Daniel.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antusiasme Tinggi, Hampir 13 Ribu Calon Siswa Daftar Jalur Domisili SPMB Kalbar di Hari Pertama

    Antusiasme Tinggi, Hampir 13 Ribu Calon Siswa Daftar Jalur Domisili SPMB Kalbar di Hari Pertama

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Minat masyarakat mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 melalui Jalur Domisili di Kalimantan Barat terlihat tinggi. Baru memasuki hari pertama pendaftaran, hampir 13 ribu calon peserta didik telah terdaftar mengajukan pendaftaran ke SMA Negeri. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Indahmawan Alkadri, mengatakan hingga Selasa (30/6/2026) […]

  • Didukung Pemerintah Pusat, Norsan Sebut Penanganan Karhutla Kalbar Makin Efektif

    Didukung Pemerintah Pusat, Norsan Sebut Penanganan Karhutla Kalbar Makin Efektif

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar KUBU RAYA — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat menunjukkan hasil signifikan. Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengungkapkan luas area terdampak kebakaran yang sebelumnya mencapai sekitar 38.000 hektare kini menyisakan sekitar 200 hektare lebih yang masih dalam proses penanganan. Hal itu disampaikan Norsan saat mendampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana […]

  • Disdikbud Terima Informasi Siswa Patungan Sewa Rakit Akibat Banjir

    Disdikbud Terima Informasi Siswa Patungan Sewa Rakit Akibat Banjir

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -Banjir yang melanda wilayah Sekadau dan Sanggau tidak hanya menguji infrastruktur, tetapi juga ketahanan semangat belajar siswa dan guru. Di SMAN 2 Nanga Taman, akses menuju sekolah sempat terputus akibat jembatan yang rusak. Plt Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengungkapkan kondisi tersebut membuat aktivitas sekolah terhenti sementara. “Sekolahnya memang belum tergenang banjir, […]

  • Revitalisasi Dimulai Juni 2026, Disdikbud Kalbar Siapkan Skema Belajar Selama Pembangunan Sekolah

    Revitalisasi Dimulai Juni 2026, Disdikbud Kalbar Siapkan Skema Belajar Selama Pembangunan Sekolah

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat menyiapkan sejumlah skema pembelajaran untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan selama proses revitalisasi sekolah pada 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan revitalisasi tahap pertama akan menyasar beberapa sekolah yang membutuhkan perbaikan infrastruktur, baik karena kondisi bangunan maupun terdampak musibah. […]

  • PGRI Kalbar Ajak Guru Peduli Kesehatan Mental di Tengah Meningkatnya Tekanan Profesi

    PGRI Kalbar Ajak Guru Peduli Kesehatan Mental di Tengah Meningkatnya Tekanan Profesi

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, – Biro Bantuan Hukum dan Perlindungan Profesi Pengurus Provinsi (PP) PGRI Kalimantan Barat menggelar webinar bertajuk “Guru Sehat Mental, Pendidikan Berkualitas” secara daring yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 198 peserta yang terdiri atas guru, dosen, tenaga kependidikan, hingga pemerhati pendidikan mengikuti kegiatan tersebut. Tingginya partisipasi menjadi gambaran bahwa isu […]

  • BPBD Kalbar Lanjutkan Pemadaman Karhutla di Limbung, Api Membakar Lahan Gambut Dekat SMPN 12 Kubu Raya

    BPBD Kalbar Lanjutkan Pemadaman Karhutla di Limbung, Api Membakar Lahan Gambut Dekat SMPN 12 Kubu Raya

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUBU RAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Limbung, Kabupaten Kubu Raya. Lokasi kebakaran berada di sekitar kawasan SMP Negeri 12 Kubu Raya dan telah ditangani selama dua hari. Komandan Regu (Danru) Tim Satgas Darat BPBD Provinsi Kalbar, Edy […]

expand_less