Disdikbud Kalbar Fokus Cetak Lulusan SMA/SMK Siap Kerja dan Berdaya Saing
- account_circle Admin
- calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar Ilustrasi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong peningkatan kualitas lulusan jenjang SMA dan SMK agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan mampu bersaing di era industri.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Sy Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan penguatan pendidikan menengah menjadi salah satu strategi utama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, lulusan SMA dan SMK tidak cukup hanya memiliki ijazah, tetapi juga harus dibekali keterampilan yang relevan sehingga siap memasuki dunia kerja maupun menciptakan lapangan usaha secara mandiri.
“Kita ingin anak-anak kita tidak hanya lulus, tetapi memiliki keterampilan yang bisa dipertanggungjawabkan. Dengan begitu mereka memiliki daya saing dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” ujarnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Disdikbud Kalbar terus mengembangkan kurikulum SMK agar lebih selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, khususnya sektor-sektor yang berkembang di Kalimantan Barat.
Selain itu, peningkatan kompetensi guru juga menjadi perhatian karena kualitas tenaga pendidik dinilai sangat menentukan keberhasilan proses pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik.
Di sisi lain, pemerintah terus memperluas akses pendidikan menengah, termasuk di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), agar seluruh anak usia sekolah memiliki kesempatan yang sama memperoleh pendidikan berkualitas.
Upaya tersebut didukung melalui pembangunan sekolah baru, revitalisasi ruang kelas, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan efektif.
Faisal berharap berbagai langkah tersebut mampu mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antardaerah sekaligus menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pembangunan.
Menurutnya, lulusan SMA dan SMK di Kalimantan Barat diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pelaku usaha dan penggerak ekonomi di daerahnya masing-masing.
“Semakin berkualitas lulusan yang kita hasilkan, semakin besar pula kontribusi pendidikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daya saing Kalimantan Barat,” pungkasnya.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar