BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » SPMB 2026 Kalbar Ubah Skema Jarak Domisili, Sistem Baru Dinilai Lebih Adil

SPMB 2026 Kalbar Ubah Skema Jarak Domisili, Sistem Baru Dinilai Lebih Adil

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YoKalbar PONTIANAK — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat mulai mensosialisasikan petunjuk teknis (juknis) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 kepada para kepala sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan di Kota Pontianak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdikbud Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan juknis SPMB 2026 telah disusun mengacu pada ketentuan dari pemerintah pusat dan disesuaikan dengan kondisi daerah.

“Juknis ini sudah ditetapkan melalui keputusan Gubernur Kalbar Nomor 256 Tahun 2026 dan menjadi acuan pelaksanaan SPMB tahun ini,” katanya pada Kamis, (30/4/2026).

Ia menjelaskan, sosialisasi menyasar kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB se-Kalimantan Barat, serta melibatkan kepala sekolah SMP, komite sekolah, hingga pengamat pendidikan dari Ombudsman, Dewan Pendidikan, dan Inspektorat guna memastikan transparansi pelaksanaan.

Menurut Faisal, secara umum jalur penerimaan tidak mengalami perubahan, yakni afirmasi, domisili, dan prestasi. Namun, terdapat penyesuaian signifikan pada jalur domisili, khususnya dalam sistem penilaian jarak.

“Kalau tahun lalu rentang jarak masih terlalu lebar dan cenderung merugikan, tahun ini kita buat lebih rinci. Penilaian jarak diperketat agar lebih mencerminkan keadilan bagi calon siswa,” jelasnya.

Pada jalur domisili, komposisi penilaian tetap 70 persen berdasarkan jarak tempat tinggal dan 30 persen dari nilai akademik lima semester. Sementara jalur afirmasi dialokasikan sebesar 5 persen untuk siswa berkebutuhan khusus, keluarga kurang mampu, perpindahan tugas orang tua, serta anak guru.

Perubahan juga terjadi pada jalur prestasi. Tahun ini, nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) mulai diperhitungkan dengan porsi 20 persen, melengkapi nilai akademik sebesar 70 persen dan non-akademik 10 persen.

“Penambahan TKA ini untuk memperkuat objektivitas penilaian, namun capaian siswa selama lima semester tetap menjadi dasar utama,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan sistem seleksi masih menggunakan mekanisme berjenjang, di mana kuota yang tidak terpenuhi pada satu jalur akan dialihkan ke jalur berikutnya hingga seluruh kuota terpenuhi, dengan jalur prestasi sebagai tahap akhir.

Di sisi lain, Pemprov Kalbar juga memberikan fleksibilitas bagi sekolah di wilayah terpencil, tertinggal, dan terluar (3T) yang mengalami keterbatasan akses teknologi.

“Untuk daerah yang sulit jaringan dan akses, pelaksanaan tidak dipaksakan secara online. Ini demi memudahkan masyarakat dan memastikan anak-anak tetap bisa bersekolah tanpa hambatan,” tegasnya.

SPMB 2026 dijadwalkan mulai berlangsung pada pertengahan tahun dengan tahapan yang akan dimulai sekitar Mei hingga Juni mendatang.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Rumah Kosong di Pontianak Tenggara Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

    Rumah Kosong di Pontianak Tenggara Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK – Satu unit rumah tinggal di Jalan Sungai Raya Dalam, Komplek Disbun II, Kelurahan Bangka Belitung Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara, dilalap si jago merah pada Senin malam (26/1/2026). Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB dan baru berhasil dipadamkan dua jam kemudian. Kasi Humas Polresta Pontianak, Wagitri, mengatakan rumah tersebut diketahui dalam kondisi […]

  • Ria Norsan Buka Kompetisi Basket Gubernur Cup 2026

    Ria Norsan Buka Kompetisi Basket Gubernur Cup 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi membuka kompetisi bola basket bergengsi Gubernur Cup Volume 1 Tahun 2026 yang digelar di Lim Tau Huat Hall (GOR Perbasi Kota Pontianak), Minggu sore (29/03/2026). Kehadiran Gubernur Kalimantan Barat didampingi oleh Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Norsan dalam acara pembukaan yang berlangsung meriah […]

  • Disdikbud Akan Ambil Langkah Darurat Terkait Dua Sekolah Terdampak Banjir

    Disdikbud Akan Ambil Langkah Darurat Terkait Dua Sekolah Terdampak Banjir

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR –Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat mengambil langkah cepat menyikapi banjir yang berdampak pada dua SMA di Sekadau dan Sanggau. Kebijakan darurat diterapkan untuk menjaga keselamatan siswa sekaligus memastikan proses belajar tetap berjalan. Plt Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan pihaknya telah menerima laporan gangguan akses di SMAN 2 Nanga Taman sejak […]

  • Disdikbud Kalbar Perketat Skema Jarak pada Jalur Domisili SPMB 2026

    Disdikbud Kalbar Perketat Skema Jarak pada Jalur Domisili SPMB 2026

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat melakukan penyesuaian pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, terutama pada jalur domisili yang selama ini menjadi salah satu jalur dengan jumlah pendaftar terbanyak. Perubahan tersebut disampaikan saat sosialisasi petunjuk teknis (juknis) SPMB 2026 kepada kepala sekolah dan sejumlah pemangku kepentingan pendidikan di Kalimantan Barat, Sabtu (30/4/2026). […]

  • Medan Sulit dan Minim Air Jadi Tantangan Utama Pemadaman Karhutla di Kalbar

    Medan Sulit dan Minim Air Jadi Tantangan Utama Pemadaman Karhutla di Kalbar

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat kerap dihadapkan pada tantangan berat di lapangan. BPBD Kalimantan Barat mengungkapkan keterbatasan sumber air serta sulitnya akses menuju lokasi kebakaran menjadi faktor utama yang memperlambat proses pemadaman di sejumlah wilayah. Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan berdasarkan […]

expand_less