BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Kalbar Masuk Prioritas Nasional Karhutla, Patroli Udara hingga OMC Digeber

Kalbar Masuk Prioritas Nasional Karhutla, Patroli Udara hingga OMC Digeber

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR– Status Kalimantan Barat sebagai daerah dengan tingkat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tertinggi mendorong pemerintah memperkuat langkah antisipasi secara besar-besaran. Mulai dari patroli udara, operasi modifikasi cuaca (OMC), hingga dukungan peralatan miliaran rupiah kini digencarkan.

Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kalbar, Daniel, mengungkapkan bahwa sejak 14 April 2026, patroli udara telah dilakukan secara intensif untuk memantau wilayah rawan, khususnya di Kabupaten Kubu Raya dan sekitarnya.

“Patroli udara kita fokuskan di titik-titik rawan, terutama daerah yang sulit dijangkau dari darat. Ini penting untuk deteksi dini agar kebakaran tidak meluas,” ujarnya.

Tak hanya itu, Pemprov Kalbar juga langsung menggelar operasi modifikasi cuaca pada 14–18 April 2026. Melalui penyemaian garam di udara, upaya ini ditujukan untuk memicu hujan guna membasahi lahan gambut yang rentan terbakar.

“OMC dilakukan sebagai langkah pencegahan, terutama di wilayah yang sudah mulai kering. Harapannya lahan tetap lembap dan tidak mudah terbakar,” jelas Daniel.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah pusat turut mengerahkan helikopter patroli serta pesawat untuk operasi OMC. Bahkan, kesiapan tambahan armada udara juga telah disiapkan, termasuk pesawat water bombing jika kondisi memburuk.

Selain penguatan operasi, bantuan sarana dan prasarana penanganan karhutla senilai sekitar Rp3 miliar juga disalurkan. Bantuan tersebut mencakup berbagai peralatan pendukung hingga dapur umum untuk penanganan dampak bencana asap.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan pemerintah pusat. Ini menjadi penguatan penting dalam upaya antisipasi karhutla di Kalbar,” katanya.

Daniel mengungkapkan, tingginya angka kebakaran menjadi alasan Kalbar ditetapkan sebagai salah satu prioritas nasional. Pada Maret 2026, Kalbar tercatat sebagai provinsi dengan luas lahan terbakar tertinggi, sementara periode Januari hingga Februari sudah mencapai lebih dari 10 ribu hektare.

“Data ini menunjukkan bahwa Kalbar memang masih sangat rawan. Karena itu, langkah antisipasi harus dilakukan lebih awal dan lebih kuat,” tegasnya.

Saat ini, Kalbar masih berada pada status siaga bencana asap. Artinya, kebakaran sudah mulai terjadi namun masih dalam tahap pengendalian. Pemerintah pun terus memantau perkembangan di lapangan untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Jika situasi memburuk dan dampak asap semakin luas, status bisa dinaikkan menjadi tanggap darurat,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Ria Norsan Buka Operasi Pasar Murah di Sintang

    Gubernur Ria Norsan Buka Operasi Pasar Murah di Sintang

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar SINTANG – Sejumlah warga terlihat antusias dan rela mengantre untuk mendapatkan kebutuhan pokok dan gas elpiji bersubsidi dalam kegiatan operasi pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Bank Kalbar di halaman Masjid Miftahul Jannah, Kabupaten Sintang, Senin (23/2/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ria Norsan, Gubernur Kalimantan Barat, yang tengah melaksanakan […]

  • Gubernur Ria Norsan Targetkan Jalan Mantap Kalbar Capai 80 Persen dalam Lima Tahun

    Gubernur Ria Norsan Targetkan Jalan Mantap Kalbar Capai 80 Persen dalam Lima Tahun

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Gubernur Ria Norsan Targetkan Jalan Mantap Kalbar Capai 80 Persen dalam Lima Tahun YoKalbar Pontianak— Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menargetkan tingkat kemantapan jalan di Kalimantan Barat dapat meningkat hingga 80 persen dalam lima tahun ke depan. Saat ini, kondisi jalan mantap di provinsi tersebut masih berada di kisaran 60 persen. Norsan mengatakan, pemerintah […]

  • Pencegahan Dini Jadi Fokus Pengendalian Karhutla di Kalbar

    Pencegahan Dini Jadi Fokus Pengendalian Karhutla di Kalbar

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat saat ini lebih mengutamakan upaya pencegahan dini serta penguatan kelembagaan hingga ke tingkat desa. Menurutnya, berbagai langkah strategis telah dilakukan sejak awal 2025, salah satunya dengan menetapkan status siaga darurat bencana asap terhitung sejak 17 April hingga […]

  • Gubernur Kalbar Komunikasi Intens dengan Bupati Ketapang Tuntaskan Masalah Air Upas

    Gubernur Kalbar Komunikasi Intens dengan Bupati Ketapang Tuntaskan Masalah Air Upas

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar Pontianak – Puluhan massa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Pengemban Amanat Rakyat (Solmadapar) mendatangi Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Senin (27/04). Massa menuntut Pemerintah Daerah untuk menyelesaikan permasalahan persoalan di Air Upas Kabupaten Ketapang dengan menghadirkan solusi dan keadilan bagi masyarakat. Ditengah aksi massa, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mendatangi aksi massa untuk menjelaskan apa […]

  • safari ramadhan di mempawah

    Safari Ramadhan di Peniti Luar, Ini Pesan Bupati Mempawah

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR MEMPAWAH –Pemerintah Kabupaten Mempawah kembali melanjutkan agenda rutin Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan menyambangi masyarakat di Masjid Jami’ Nurul Huda, Desa Peniti Luar, Kecamatan Jongkat, Kamis (26/02/2026). Kedatangan Bupati Mempawah, Erlina, bersama rombongan disambut hangat oleh tokoh masyarakat dan warga setempat. Suasana penuh kekeluargaan begitu terasa di dalam masjid, mencerminkan kedekatan antara pemerintah daerah […]

  • Kalbar Kini Punya “Alarm Tsunami” Real-Time, Peringatan Bisa Tiba dalam Hitungan Menit

    Kalbar Kini Punya “Alarm Tsunami” Real-Time, Peringatan Bisa Tiba dalam Hitungan Menit

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR– Sistem peringatan dini bencana di Kalimantan Barat kini semakin diperkuat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Barat melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) resmi dilengkapi perangkat Warning Receiver System InaTEWS, yang berfungsi sebagai “alarm” tsunami berbasis data real-time. Perangkat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ini telah terpasang sejak Sabtu, 28 Februari 2026, sebagai bagian dari […]

expand_less