BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Tangani Jalan Bedayan, Dinas PUPR Kalbar Dorong Solusi Kolaboratif

Tangani Jalan Bedayan, Dinas PUPR Kalbar Dorong Solusi Kolaboratif

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

YOKALBAR PONTIANAK — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Barat mendorong langkah solutif dan kolaboratif dalam menangani kondisi Jalan Bedayan di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang yang menjadi perhatian publik.

Kepala Dinas PUPR Kalbar, Iskandar Zulkarnaen, menekankan pentingnya respons cepat dari pihak yang berwenang agar kondisi jalan tidak berlarut-larut dan terus memicu keluhan masyarakat.

“Kami mendorong agar pemerintah kabupaten dapat segera mengambil langkah penanganan, termasuk membuka peluang kolaborasi dengan pihak perkebunan/pertambangan di wilayah sekitarnya agar layanan kepada masyarakat tetap terpenuhi,” kata Iskandar.

Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu opsi yang dapat ditempuh untuk mempercepat penanganan jalan yang rusak berat, khususnya dalam menjaga fungsional jalan agar tetap bisa dilalui masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa setiap penanganan infrastruktur harus tetap mengacu pada aturan yang berlaku, tidak semudah seperti yang perkirakan masyarakat semuanya dapat menangani kerusakan jalan tersebut. Karena mekanisme anggaran belanja daerah yang harus dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku (kewenangan masing-masing).

“Setiap ruas jalan memiliki status yang jelas, baik sebagai jalan nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota. Penetapan ini diatur melalui surat keputusan resmi pemerintah, dan alokasi anggarannya juga sudah diatur melalui sistem pengelolaan keuangan daerah”, ujarnya.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sintang Nomor 600.1.7.2/1221/KEP-DPU/2023, Jalan Bedayan di Kecamatan Sepauk masuk dalam kategori jalan kabupaten, sehingga penanganan utamanya berada di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Sintang dan secara ketentuan pula alokasi anggarannya berdasarkan APBD Kabupaten Sintang.

Meski demikian, Dinas PUPR Kalbar memastikan tetap membuka ruang koordinasi lintas pemerintah daerah guna mencari solusi terbaik bagi masyarakat kalimantan barat, dengan tidak menyalahi peraturan/ketentuan yang berlaku.

“Penggunaan anggaran harus sesuai kewenangan. Jika tidak, hal tersebut justru berpotensi melanggar aturan dalam penyelenggaraan keuangan negara,” jelasnya.

Di sisi lain, Pemprov Kalbar juga terus melanjutkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan pada ruas yang menjadi kewenangannya.

“Saat ini, kita tetap fokus menyelesaikan target kondisi jalan mantap provinsi Kalimantan Barat sesuai visi dan misi gubernur dan wakil gubernur terpilih. Pelaksanaan peningkatan jalan terus mengalami peningkatan hal ini dapat diperlihatkan dari data hasil penilaian jalan mantap provinsi oleh kementrian PUPR melalui tim dari BPJN, Dari 61,6 persen pada tahun 2023, meningkat menjadi 65 persen pada tahun 2025,” ungkapnya.

Dengan pendekatan kolaboratif kepada pihak pengusaha perkebunan/pertambangan (yg memiliki alat berat) diharapkan dapat membantu penanganan jalan rusak berat tersebut secara fungsional, dengan demikian penanganan Jalan Bedayan dapat segera terealisasi tanpa melanggar ketentuan yang berlaku, dan polemik tidak berlangsung terus menerus dan menciptakan suasana yang tidak kondusif serta masyarakat dapat menikmati jalan tersebut sebagai akses transportasi ekonomi masyarakat.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Musrenbang, Gubernur Norsan Fokus Tuntaskan Ruas Jalan Strategis di Ketapang

    Hadiri Musrenbang, Gubernur Norsan Fokus Tuntaskan Ruas Jalan Strategis di Ketapang

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar Ketapang – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Ketapang. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Ketapang, Kamis (9/4/2026). Sejumlah ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi diprioritaskan untuk ditangani, di antaranya Pesaguan–Kendawangan, Air Upas–Manis Mata, serta Tumbang Titi–Tanjung. […]

  • Asap Pekat Selimuti Pontianak, BPBD Kalbar Sebut Bukan karena Kebakaran Baru

    Asap Pekat Selimuti Pontianak, BPBD Kalbar Sebut Bukan karena Kebakaran Baru

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar – Asap pekat kembali menyelimuti Kota Pontianak dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut bukan disebabkan oleh adanya peningkatan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Koordinator Harian Pusdalops BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan penanganan karhutla di sejumlah wilayah saat ini justru telah memasuki tahap pendinginan. ” Sebenarnya bukan lagi terjadi kebakaran. Kita sekarang dalam […]

  • Hebat, POSSI Kalbar Gelar Musprov di Pulau Lemukutan

    Hebat, POSSI Kalbar Gelar Musprov di Pulau Lemukutan

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Keren, Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kalimantan Barat menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) VII Tahun 2026 di Pulau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang, pada 16 Mei 2026. Agenda ini menjadi penanda berakhirnya masa kepengurusan POSSI Kalbar periode 2022–2026 sekaligus momentum memperkuat organisasi dan pembinaan olahraga selam di Kalimantan Barat. Musprov VII dibuka oleh Ketua Bidang […]

  • Rakor Karhutla Mempawah, Minimalisir Dampak Bencana

    Rakor Karhutla Mempawah, Minimalisir Dampak Bencana

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH — Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Rabu (11/2/2026). Rakor tersebut digelar sebagai langkah antisipatif menyusul meningkatnya potensi kebakaran akibat rendahnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir. Dalam sambutannya, Juli Suryadi mengungkapkan bahwa […]

  • Pemprov Kalbar Minta Perketat Standar Dapur MBG, Harap Beri Sanksi SPPG Tak Sesuai Standar

    Pemprov Kalbar Minta Perketat Standar Dapur MBG, Harap Beri Sanksi SPPG Tak Sesuai Standar

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      KETAPANG – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah berjalan aman dan sesuai standar kesehatan. Pengawasan terhadap dapur penyedia makanan akan diperketat guna mencegah terjadinya kasus keracunan pangan di lingkungan sekolah. Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, saat meninjau pelaksanaan Program MBG di SMAN 1 […]

  • Tidak Hanya Sekolah Negeri yang Direhab, Sekolah Swasta Tak Luput dari Perhatian Pemerintah

    Tidak Hanya Sekolah Negeri yang Direhab, Sekolah Swasta Tak Luput dari Perhatian Pemerintah

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -Komitmen pemerataan pendidikan di Kalimantan Barat terus berlangsung. Program rehabilitasi dan revitalisasi 52 sekolah jenjang SMA dan SMK yang telah dimulai sejak 2025 kini menjadi penguatan pada sektor pendidikan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri menyampaikan, bahwa total terdapat 26 sekolah SMA dan 26 sekolah SMK […]

expand_less