Muhammad Andri Pimpin APPSI Kalbar, Perjuangkan Nasib Pedagang Pasar Jadi Prioritas
- account_circle Admin
- calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KUBU RAYA – Gubernur Kalimantan Barat meminta pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kalbar yang baru dilantik untuk aktif turun ke lapangan dan menyerap langsung aspirasi pedagang. Langkah tersebut dinilai penting agar berbagai persoalan yang dihadapi pedagang pasar dapat diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama pemerintah.
Pesan itu disampaikan Gubernur Kalbar saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) dan pelantikan pengurus APPSI Kalbar di Hotel Alimoer, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (10/10/2026).
Gubernur meminta pengurus APPSI tidak hanya menjalankan organisasi secara administratif, tetapi juga memastikan keberadaannya dirasakan oleh para pedagang di pasar tradisional.
Ia mencontohkan Pasar Flamboyan di Pontianak sebagai salah satu lokasi yang dapat menjadi titik awal untuk menggali persoalan pedagang. Pengurus diminta berdialog langsung dengan perwakilan pedagang, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, kemudian membawa persoalan tersebut kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti.
“Coba temui ketua pedagang pasar, misalnya di Pasar Flamboyan, untuk mengetahui apa masalahnya. Setelah itu, datangi pasar-pasar lain. Kalau perlu, kumpulkan dan bawa persoalannya ke pemerintah daerah, bahkan ke tingkat provinsi, supaya kita bisa mencari solusi. Saya siap membantu,” ujarnya.
Menurutnya, APPSI memiliki peran strategis karena sektor perdagangan pasar menjadi sumber penghidupan bagi banyak masyarakat di Kalimantan Barat. Oleh sebab itu, organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara pedagang dan pemerintah.
Gubernur juga menekankan pentingnya kekompakan pengurus dalam menjalankan amanah organisasi. Soliditas dinilai menjadi salah satu faktor penentu agar program dan perjuangan APPSI dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.
Ia menegaskan, upaya meningkatkan kesejahteraan pedagang harus menjadi prioritas. Pedagang perlu mendapatkan kesempatan menjalankan usaha dengan aman dan nyaman, sekaligus memperoleh keuntungan yang layak dari aktivitas perdagangan mereka.
Perlindungan terhadap pedagang juga menjadi perhatian, terutama agar mereka tidak dirugikan dalam hubungan perdagangan dengan tengkulak maupun pihak lain yang terlibat dalam rantai distribusi barang.
Selain mendorong pengurus turun langsung ke pasar, Gubernur meminta APPSI membangun komunikasi dan kerja sama dengan organisasi serta pemangku kepentingan lain yang memiliki tujuan serupa. Dengan koordinasi yang baik, persoalan yang dihadapi pedagang diharapkan dapat ditangani secara lebih terarah.
Sementara itu, Ketua DPW APPSI Kalbar Muhammad Andri menyatakan komitmennya untuk menjadikan organisasi tersebut sebagai wadah perjuangan dan pemberdayaan pedagang pasar.
Andri menegaskan, APPSI harus mengedepankan kerja nyata melalui upaya memperjuangkan perlindungan pedagang, memperluas akses permodalan, meningkatkan daya saing usaha, serta memperkuat kemitraan dengan pelaku UMKM, petani, nelayan, dan produsen lokal.
Menurutnya, kondisi geografis Kalimantan Barat dan tantangan distribusi antardaerah turut memengaruhi ketersediaan serta kestabilan harga kebutuhan pokok. Karena itu, kolaborasi antara pedagang, pemerintah, dan pelaku ekonomi diperlukan untuk memperkuat keberlangsungan pasar rakyat.
Ia juga mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk aktif menyerap aspirasi anggota dan mencari jalan keluar atas berbagai kendala yang muncul di lapangan.
Melalui kepengurusan baru tersebut, APPSI Kalbar diharapkan dapat memperkuat perlindungan pedagang sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pasar rakyat yang tertib, aman, bersih, dan berdaya saing.
Dengan demikian, keberadaan organisasi tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya pedagang, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar