BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Gubernur Norsan Dukung Perlindungan Lingkungan Lewat Program RBP REDD+

Gubernur Norsan Dukung Perlindungan Lingkungan Lewat Program RBP REDD+

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

YoKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pelaksanaan Program Result Based Payment (RBP) REDD+ Carbon Fund (CF).

Hal tersebut disampaikannya pada kegiatan kick off program RBP REDD+ yang digelar di Hotel Golden Tulip Pontianak, Kamis (29/1/2026).

Norsan menyebutkan, keseimbangan iklim global sangat berkaitan dengan keanekaragaman hayati dunia serta ketahanan ekosistem darat dan laut. Namun, dampak perubahan iklim kini semakin nyata dirasakan, mulai dari cuaca ekstrem, banjir, kebakaran hutan dan lahan, hingga tekanan terhadap ekosistem pesisir dan laut.

“Kalau ditanya apakah ini pengaruh alam atau ulah manusia, bisa dikatakan hanya sekitar 10 persen pengaruh alam, sementara 90 persennya akibat tangan manusia,” ujar Norsan.

Ia mengatakan, kondisi lingkungan di Kalimantan Barat pada masa lalu masih terjaga dengan baik. Akan tetapi, pembangunan yang tidak terkendali, pembalakan liar, serta aktivitas pertambangan telah menyebabkan kerusakan hutan dan lingkungan semakin parah.

Melalui program RBP REDD+ CF, Kalimantan Barat berhasil menunjukkan kinerja positif dalam penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) dan deforestasi. Berdasarkan hasil analisis REDD+ Kalbar, capaian tersebut diperoleh dari dua periode pengukuran dan telah memenuhi target 60 persen alokasi provinsi.

Capaian itu mendapat pengakuan internasional melalui skema Result Based Payment dari Green Climate Fund (GCF) untuk periode 2014–2016. Dana insentif tersebut dikelola secara transparan melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) dan disalurkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebagai penerima manfaat utama.

“Dana yang kita terima ini bertujuan untuk memperbaiki ekosistem yang telah rusak, termasuk hutan dan mangrove. Dengan perbaikan tersebut, cadangan karbon kita akan semakin meningkat,” jelasnya.

Norsan menegaskan, pembangunan dan investasi di Kalimantan Barat harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, lanjutnya, mendorong penerapan kawasan bernilai konservasi tinggi sebagai instrumen penting agar investasi tetap beretika, cerdas, dan berkelanjutan.

Perhatian khusus juga akan diberikan pada pengelolaan lahan basah, gambut, dan mangrove sebagai penyimpan karbon global sekaligus sumber kehidupan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui restorasi berbasis ekosistem, pengelolaan pesisir berkelanjutan, serta praktik ramah lingkungan yang tetap memberikan manfaat ekonomi.

“Bisnis ke depan bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga tentang memuliakan alam dan menjaga kehidupan untuk generasi mendatang. Jangan sampai anak cucu kita mewarisi alam yang rusak,” tutup Norsan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hardiknas 2026 Jadi Momentum Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman bagi Peserta Didik

    Hardiknas 2026 Jadi Momentum Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman bagi Peserta Didik

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat untuk menegaskan pentingnya menghadirkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga harus menjadi ruang yang […]

  • Diseminasi Photovoice Angkat Perspektif Warga soal Risiko Banjir di Pontianak

    Diseminasi Photovoice Angkat Perspektif Warga soal Risiko Banjir di Pontianak

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK – Perspektif warga terkait risiko banjir di Kota Pontianak diangkat melalui kegiatan Diseminasi Photovoice bertema “Mata Warga Memaknai Risiko Banjir Pontianak” yang digelar di Rumah Budaya Kampung Wisata Caping, Kamis (15/01/2026). Kegiatan ini menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam membaca dan menceritakan pengalaman banjir yang selama ini mereka hadapi. Diseminasi tersebut dihadiri […]

  • Tjhai Chui Mie Ingatkan Sektor Layanan Publik Jauhi Korupsi

    Tjhai Chui Mie Ingatkan Sektor Layanan Publik Jauhi Korupsi

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar Singkawang – Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, yang membuka langsung acara tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Perumda AMGP. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam pelayanan publik yang tidak boleh sekadar menjadi slogan semata. Apresiasi ini bukan tanpa alasan, sebab Perumda Air Minum Gunung Poteng (AMGP) Kota Singkawang […]

  • singkawang ramadhan fair

    Singkawang Ramadhan Fair dan Festival Imlek Cap Go Meh Perkokoh Toleransi Singkawang

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR SINGKAWANG – Pemukulan Bedug oleh Wali Kota, Tjhai Chui Mie didampingi Wakil Wali Kota, Muhammadin beserta jajaran Forkopimda menandai dibukanya Singkawang Ramadan Fair 2026 di Mess Daerah, Rabu (18/2/2026). Pada Singkawang Ramadan Fair kali ini terdapat 100 stand UMKM yang akan menjual berbagai menu makanan dan minuman untuk berbuka puasa (Takjil). Berbagai kegiatan dan […]

  • Kasus Emas Ilegal di Kalbar, Polisi Sita Uang Rp1,2 Miliar dari WNA asal China

    Kasus Emas Ilegal di Kalbar, Polisi Sita Uang Rp1,2 Miliar dari WNA asal China

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar PONTIANAK- Polda Kalimantan Barat tak main-main dalam memburu praktik pertambangan tanpa izin (illegal mining) dan penyelewengan sektor migas. Sepanjang April hingga Mei 2026, aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) berhasil membongkar puluhan kasus yang selama ini merugikan negara. Dirreskrimsus Polda Kalbar, Kombes Pol Burhanudin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menindak tegas 20 kasus pertambangan […]

  • BPBD Kalbar Perkuat Pengawasan Karhutla, 301 Titik Panas Terpantau Saat Musim Kemarau

    BPBD Kalbar Perkuat Pengawasan Karhutla, 301 Titik Panas Terpantau Saat Musim Kemarau

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan meningkatkan patroli, pemantauan, serta koordinasi lintas sektor menyusul meningkatnya jumlah titik panas selama musim kemarau. Data BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio pada pengamatan 18 Juli 2026 mencatat terdapat 301 titik panas yang tersebar di […]

expand_less