BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Rakor Karhutla Mempawah, Minimalisir Dampak Bencana

Rakor Karhutla Mempawah, Minimalisir Dampak Bencana

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR MEMPAWAH — Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Rabu (11/2/2026). Rakor tersebut digelar sebagai langkah antisipatif menyusul meningkatnya potensi kebakaran akibat rendahnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam sambutannya, Juli Suryadi mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Mempawah mencermati prakiraan cuaca dari BMKG Kalimantan Barat yang menunjukkan curah hujan pada dasarian I dan II Februari 2026 berada pada kategori rendah hingga menengah. Kondisi tersebut diperkirakan berlanjut hingga Maret 2026, sehingga berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, dampak karhutla bahkan mulai dirasakan di sejumlah wilayah. Warga Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, dilaporkan terpaksa mengungsi akibat kabut asap yang mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

“Dampak karhutla sudah mulai dirasakan. Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Mempawah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Penetapan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor agar penanganan di lapangan dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu.

Dalam forum itu, Wakil Bupati menekankan sejumlah langkah strategis, antara lain pembentukan Satuan Tugas (Satgas) untuk melakukan pemantauan intensif di titik-titik rawan karhutla, penyamaan persepsi dan pola kerja antarinstansi guna menghindari tumpang tindih penanganan, serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana, seperti posko gabungan, personel, dan peralatan pemadam di lokasi titik panas (hotspot).

Ia juga mengajak seluruh elemen, mulai dari TNI, Polri, BPBD, perangkat daerah, hingga masyarakat, untuk meningkatkan kesiapsiagaan sejak tahap prabencana, saat tanggap darurat, hingga pascabencana.

“Kita ingin koordinasi seluruh stakeholder kebencanaan di Kabupaten Mempawah berjalan maksimal. Penetapan status tanggap darurat ini merupakan bentuk kesiapan pemerintah dalam melindungi masyarakat dari bahaya asap,” ujarnya.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta para camat se-Kabupaten Mempawah, sebagai wujud komitmen bersama dalam menghadapi ancaman karhutla tahun ini.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPBD Kalbar Kerahkan Lima Tim Padamkan Karhutla di Rasau Jaya, Prioritaskan Titik Api Dekat Permukiman

    BPBD Kalbar Kerahkan Lima Tim Padamkan Karhutla di Rasau Jaya, Prioritaskan Titik Api Dekat Permukiman

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUBU RAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mengerahkan lima tim pemadaman untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya. Langkah cepat tersebut dilakukan setelah BPBD Kalbar menerima laporan dari BPBD Kabupaten Kubu Raya terkait terjadinya kebakaran di lokasi tersebut.   Danru (Komandan Regu) Erfandi, mengatakan […]

  • Wakil Gubernur Kalbar Dukung Tradisi Ogoh-ogoh Warga yang Rayakan Hari Suci Nyepi

    Wakil Gubernur Kalbar Dukung Tradisi Ogoh-ogoh Warga yang Rayakan Hari Suci Nyepi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK-   Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) mendorong pelestarian tradisi ogoh-ogoh sebagai bagian dari penguatan nilai toleransi, kebhinekaan, dan harmoni sosial di tengah masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan, saat melepas peserta pawai ogoh-ogoh dalam rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 di Pura Giripati Mulawarman, Jl. […]

  • Gubernur Norsan Tampung Keluhan Warga Serimbu, Jalan hingga Air Bersih Jadi Perhatian

    Gubernur Norsan Tampung Keluhan Warga Serimbu, Jalan hingga Air Bersih Jadi Perhatian

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar Landak — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menampung langsung berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat Desa Serimbu serta desa-desa di sekitarnya, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak. Sejumlah persoalan yang disampaikan warga mulai dari pembangunan jalan, jembatan, akses air bersih hingga kebutuhan sekolah. Aspirasi tersebut disampaikan dalam dialog Gema Membangun Desa ke-IV yang digelar di Desa […]

  • Perkuat Penanganan Karhutla, Kalbar Siapkan Anggaran Rp60 Miliar

    Perkuat Penanganan Karhutla, Kalbar Siapkan Anggaran Rp60 Miliar

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan anggaran sekitar Rp60 miliar untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak asap yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Dukungan anggaran tersebut terdiri dari alokasi daerah sebesar Rp20 miliar yang kemudian diperkuat bantuan pemerintah pusat sebesar Rp40 miliar, sehingga total dana penanganan karhutla mencapai Rp60 […]

  • Norsan Perkuat Penanganan Karhutla, DLHK Kalbar Catat 7.377 Titik Panas hingga Akhir Agustus

    Norsan Perkuat Penanganan Karhutla, DLHK Kalbar Catat 7.377 Titik Panas hingga Akhir Agustus

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan pemerintah daerah bersama seluruh unsur Satgas Karhutla terus mengoptimalkan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah Kalbar seiring meningkatnya jumlah titik panas dan memburuknya kualitas udara di sejumlah daerah. “Seluruh personel dan sumber daya yang tersedia terus kita kerahkan secara maksimal. Penanganan dilakukan secara […]

  • Banjir Berulang di Bantaran Sungai, BPBD Kalbar Dorong Penguatan Masyarakat Tangguh

    Banjir Berulang di Bantaran Sungai, BPBD Kalbar Dorong Penguatan Masyarakat Tangguh

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi pasang tinggi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat, termasuk Kota Pontianak dan Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang. Kondisi ini berpotensi memicu banjir rob, terutama di kawasan pesisir dan dataran rendah. Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan banjir di Kalimantan Barat memiliki pola yang […]

expand_less