Menteri PKP Maruarar Sirait Tambah Kuota Perumahan Subsidi di Singkawang Jadi 4.000 Unit Rumah
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOKALBAR, SINGKAWANG – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menambahkan kuota perumahan subsidi di Kota Singkawang, dari yang di tahun sebelumnya hanya 279 unit rumah menjadi 4.000 unit rumah di tahun 2026.
Penambahan kuota rumah subsidi tersebut secara langsung diungkapkan oleh Maruarar Sirait saat mengisi acara Sosialisasi KUR Perumahan yang digelar di Kantor Wali Kota Singkawang pada Selasa (3/3) siang.
“Kalau Bung Karno mengajarkan Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah, hari ini kita soal rumah subsidi akan membuat sejarah di Singkawang, dari 2.700 jadi 4.000 bagi rakyat Singkawang. Kalau berbuat kebaikan, berbuatlah yang luar biasa” ungkap Maruarar Sirait.
Pemberian penambahan kuota rumah subsidi ini disambut baik oleh para Pengembang (Developer) Perumahan yang ada di Kalimantan Barat, khususnya Kota Singkawang.
Meski begitu, para Developer yang tergabung dalam asosiasi REI atau Realestate Indonesia mengungkapkan adanya kendala terkait pengurusan balik nama Sertifikat yang memakan waktu cukup lama.
Baharudin, Ketua REI kalbar menerangkan, dulu pengurusan balik nama Sertifikat dari Hak Milik menjadi Hak Guna Bangunan (HGB) itu memakan waktu sekitar satu bulan, namun kini memakan waktu tiga hingga enam bulan.
“Ini mungkin regulasi yang perlu dibantu oleh Pemerintah, agar kendala ini bisa diatasi dengan dipercepat (proses balik nama sertifikat),” jelas Baharudin.

Kendala ini juga sempat dibahas langsung oleh Menteri PKP, Maruarar Sirait saat kegiatan sosialisasi KUR Perumahan. Saat itu, Maruarar Sirait meminta langsung kepada Wali Kota Singkawang untuk membantu mendampingi para pengembang dalam proses balik nama sertifikat tersebut.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie juga menyatakan siap untuk memberikan bantuan kepada para pengembang mengatasi kendala tersebut.
“Siap pak Menteri, saya siap membantu,” jawab Tjhai Chui Mie saat diminta oleh Menteri PKP membantu para Developer Perumahan di Singkawang. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar