BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Ratusan Siswa di Ketapang Keracunan MBG

Ratusan Siswa di Ketapang Keracunan MBG

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR KETAPANG – Dugaan keracunan massal kembali mencuat dari Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 206 siswa dan guru di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi menu MBG, Kamis (5/2/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Feria Kowira, mengungkapkan korban berasal dari tiga sekolah, yakni SMP Negeri 1 Marau, SMA Negeri 1 Marau, dan SMK Negeri 1 Marau.

Menurut Feria, keluhan kesehatan mulai dirasakan para siswa dan guru tidak lama setelah menyantap makanan MBG yang dibagikan di sekolah masing-masing pada pagi hari.

“Sebagian besar korban langsung dilarikan ke sejumlah puskesmas di wilayah Marau untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Feria kepada wartawan, Kamis sore.

Berdasarkan data sementara hingga pukul 17.00 WIB, total korban dugaan keracunan mencapai 206 orang. Sejumlah korban bahkan masih menjalani perawatan karena kondisinya belum sepenuhnya pulih.

“Data terakhir yang kami terima hingga pukul 17.00 WIB, jumlah korban sebanyak 206 orang dari tiga sekolah di Kecamatan Marau,” jelasnya.

Feria menambahkan, laporan awal dugaan keracunan massal diterima Dinas Kesehatan sekitar pukul 10.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kesehatan langsung diterjunkan ke lokasi sekolah dan fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

“Keluhan paling banyak adalah mual, muntah, pusing, sakit perut, hingga diare. Secara umum kondisi korban mengarah pada dehidrasi,” paparnya.

Untuk penanganan, Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang mengerahkan lima tim medis yang terdiri dari tenaga kesehatan Dinkes Ketapang serta Puskesmas Marau, Jelai Hulu, Suka Mulia, dan Puskesmas Marau.

Selain penanganan medis, Dinkes Ketapang juga melakukan investigasi awal dengan mengambil sampel makanan MBG dan sampel muntahan korban.

“Sampel muntahan diperiksa di Laboratorium Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, sementara sampel makanan dikirim ke Balai POM Kalbar di Pontianak,” kata Feria.

Hingga kini, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan sumber dan penyebab dugaan keracunan massal tersebut. Sebagai langkah antisipasi, distribusi menu MBG di sekolah-sekolah terdampak dilaporkan dihentikan sementara.

Sementara itu, Kepala Regional MBG Kalbar, Agus Kurniawi, membenarkan adanya peristiwa dugaan keracunan tersebut. Ia menyebutkan distribusi menu MBG dilakukan pada Rabu (4/2/2026), namun dampaknya baru terdeteksi keesokan harinya.

“Menunya didistribusikan Rabu kemarin, tapi baru ketahuan hari ini karena banyak siswa tidak masuk sekolah akibat mual dan muntah,” ujar Agus saat dihubungi, Kamis malam.

Agus memastikan, saat ini distribusi MBG ke sekolah-sekolah tersebut dihentikan sementara dan pihaknya fokus pada penanganan siswa yang terdampak.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersus Disegel KKP, Ketua Komisi III DPRD Kalbar Minta APH Selidiki dan Audit Operasional WHW AR di Ketapang

    Tersus Disegel KKP, Ketua Komisi III DPRD Kalbar Minta APH Selidiki dan Audit Operasional WHW AR di Ketapang

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar PONTIANAK – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Barat, Syarif Amin Muhammad Assegaf, meminta operasional terminal khusus (tersus) milik WHW AR di Kabupaten Ketapang yang disegel Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diaudit secara menyeluruh. Menurut Amin, audit diperlukan untuk menghitung potensi kerugian negara akibat dugaan operasional ilegal yang disebut telah berlangsung cukup lama. “Perlu […]

  • Ria Norsan: Buruh adalah Nadi Ekonomi Kalbar, Kesejahteraan Harga Mati

    Ria Norsan: Buruh adalah Nadi Ekonomi Kalbar, Kesejahteraan Harga Mati

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026, Ria Norsan menegaskan posisi buruh sebagai pilar utama penggerak ekonomi Kalimantan Barat. Dalam pernyataannya, ia menyebut buruh bukan sekadar tenaga produksi, melainkan kekuatan yang menjaga denyut ekonomi daerah tetap hidup. Karena itu, kesejahteraan pekerja disebutnya sebagai “harga mati” yang tidak bisa ditawar. Mengusung […]

  • Bupati Erlina Pinta ASN Tetap Produktif di Bulan Suci Ramadhan

    Bupati Erlina Pinta ASN Tetap Produktif di Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH -Mengawali Jumat pertama Ramadan 1447 Hijriah, Bupati Mempawah, Erlina, menghadiri pengajian rutin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah, Jumat (20/02/2026) di Musholla Nurussalim, Kompleks Kantor Bupati Mempawah. Suasana khidmat menyelimuti musholla saat lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan Qori’ Aufa Naila Tsabita mengawali rangkaian kegiatan. Hadir dalam kesempatan tersebut para […]

  • Dua Desa dan Satu Kelurahan di Mempawah Masuk Program Cantik

    Dua Desa dan Satu Kelurahan di Mempawah Masuk Program Cantik

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH -Upaya memperkuat fondasi pembangunan berbasis data terus digencarkan di Kabupaten Mempawah. Sebanyak dua desa dan satu kelurahan di Kecamatan Mempawah Timur resmi dicanangkan sebagai sasaran Program Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Desa/Kelurahan Cantik), Rabu (11/2/2026). Ketiga wilayah tersebut yakni Desa Sungai Bakau Kecil, Desa Pasir Palembang, dan Kelurahan Pasir Wan Salim. Pencanangan dilaksanakan dalam Forum […]

  • Lintas Batas Temajuk–Teluk Melano Siap Dibuka, Akses Dua Negara Kian Dekat

    Lintas Batas Temajuk–Teluk Melano Siap Dibuka, Akses Dua Negara Kian Dekat

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKALBAR Sambas – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meninjau kawasan perbatasan di Pos Lintas Batas Indonesia-Malaysia di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Minggu (14/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Norsan menyampaikan rencana pembukaan lintas batas antara Temajuk dan Teluk Melano, Sarawak, Malaysia yang ditargetkan mulai Agustus 2026. Berada tepat di gerbang perbatasan, Norsan mengatakan pembukaan akses […]

  • Masyarakat Sambas, Bengkayang dan Singkawang Serukan Pembentukan Dapil Kalbar III Pada Pemilu 2029

    Masyarakat Sambas, Bengkayang dan Singkawang Serukan Pembentukan Dapil Kalbar III Pada Pemilu 2029

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR SAMBAS – Sejumlah Mahasiswa dan tokoh masyarakat dari berbagai etnis di Kabupaten Sambas mendukung gagasan terbentuknya daerah pemilihan (Dapil) Kalbar III yang meliputi wilayah Sambas, Bengkayang dan Singkawang untuk pemilihan anggota DPR RI pada pemilu 2029 mendatang. Secara simbolis dukungan tersebut disampaikan dan bubuhkan dalam surat pernyataan dari perwakilan organisasi masyarakat Melayu, Dayak, […]

expand_less