BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Kasus Siswi SMP Hamil 8 Bulan Pasca di-Rudapaksa, Kadis Pendidikan Pastikan Korban Ikut Ujian Nasional

Kasus Siswi SMP Hamil 8 Bulan Pasca di-Rudapaksa, Kadis Pendidikan Pastikan Korban Ikut Ujian Nasional

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Yokalbar PONTIANAK- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak memberikan atensi khusus terhadap seorang siswi SMP yang hamil 8 bulan pasca menjadi korban rudapaksa. Tak hanya itu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pemkot Pontianak akan tetap memberikan hak pendidikan hingga lulus sekolah kepada korban, meski tengah menghadapi situasi traumatis.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Sri Sujiarti, menegaskan pihak sekolah bersama dinas telah menangani kasus tersebut sejak menerima laporan.

“Untuk kasus rudapaksa sudah ditangani sekolah dan dinas pendidikan. Laporannya sudah kami terima,” kata Sri Sujiarti kepada wartawan, Senin 19 Januari 2026.

Sri menegaskan, korban tidak diwajibkan datang ke sekolah secara langsung. Pembelajaran akan difasilitasi melalui sistem pembelajaran jarak jauh, bahkan guru dapat mendatangi rumah korban jika diperlukan.

“Kepala sekolah tetap membantu. Tidak harus datang ke sekolah. Bisa daring, guru datang ke rumah. Intinya kami tetap memberi dukungan agar anak tetap sekolah dan bisa ikut ujian,” tegasnya.

Disdikbud juga memastikan korban tetap terdaftar sebagai peserta ujian dan akan memperoleh ijazah SMP.

“Ini tetap kami daftarkan untuk ujian dan dapat ijazah SMP. Tinggal beberapa bulan lagi. Yang penting yang bersangkutan mau, kami akan mendekati. Tidak ada anak putus sekolah di Pontianak,” ujarnya.

Selain pendidikan, Sri menyebutkan pemerintah juga memfasilitasi pemeriksaan kesehatan di puskesmas, dukungan psikologis, serta penilaian semester ganjil dan genap secara khusus.

“Semua kami fasilitasi sampai lulus, termasuk penilaian semester akhir dan pembelajaran jarak jauh,” jelasnya.

Terkait proses hukum, Sri menegaskan kasus pidana tetap harus berjalan sesuai aturan.

“Kasus pidana tetap harus diproses,” katanya.

Namun demikian, Sri juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam pencegahan kasus serupa ke depan.

“Kedepannya, keluarga harus lebih menjaga. Anak-anak sebaiknya punya kamar sendiri. Keluarga harus ikut menjaga. Kepada siapa lagi kita percaya kalau bukan keluarga,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga tata krama dan etika di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Lebih jauh, Sri mengimbau guru, siswa, dan masyarakat agar tidak menyalahkan korban maupun melakukan pengucilan.

“Kasus seperti ini bukan kesalahan korban. Sekolah harus memaklumi dan menerima. Tidak boleh ada pengucilan,” tegasnya.

Disdikbud berharap ke depan tidak ada lagi anak-anak di Kota Pontianak yang menjadi korban kekerasan seksual, serta semua pihak dapat berperan aktif dalam perlindungan anak.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Transformasi Pendidikan, Informatika UPGRI Pontianak Kenalkan Digital IFP kepada Guru SMA Wisuda

    Dorong Transformasi Pendidikan, Informatika UPGRI Pontianak Kenalkan Digital IFP kepada Guru SMA Wisuda

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Dosen Program Studi Informatika Universitas PGRI Pontianak bersama mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Mandiri di SMA Wisuda Pontianak, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Pemanfaatan Digital IFP sebagai Media Inovatif dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam” sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi pendidikan berbasis teknologi. Dalam kegiatan itu, para dosen memberikan pendampingan sekaligus berbagi […]

  • Caption: Kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) di Kantor KPU Kota Singkawang, Rabu (22/7/2026).

    KPU Kota Singkawang Gelar Forum Konsultasi Publik Bahas Standar Pelayanan Publik

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR SINGKAWANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) terkait peninjauan ulang standar pelayanan publik pada KPU Kota Singkawang, Rabu (22/7/2026). Kegiatan tersebut digelar di Kantor KPU Kota Singkawang dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, perwakilan instansi pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat, media, serta pengguna layanan. Forum ini menjadi wadah untuk […]

  • Undangan Terbuka! BUKBER AKBAR 2026 di Kota Singkawang, Ketua Panitia: Ajang Silaturahmi

    Undangan Terbuka! BUKBER AKBAR 2026 di Kota Singkawang, Ketua Panitia: Ajang Silaturahmi

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – Seluruh masyarakat Kota Singkawang diundang untuk memadati pusat kota tepatnya di sekitaran majid raya dalam gelaran Bukber Akbar 2026 yang akan di laksanakan pada tanggal 6 maret 2026 (16 Ramadhan) yang bertepatan pada malam Nuzul Quraan Kegiatan akbar ini Rencananya akan dipusatkan di Lingkungan Masjid Raya Kota Singkawang. Jalan depan Masjid Raya, […]

  • 2 Warga Asing Asal Taiwan Diamankan Pihak Imigrasi Singkawang Karena Over Stay, Ternyata Pernah Jadi Warga Negara Indonesia

    2 Warga Asing Asal Taiwan Diamankan Pihak Imigrasi Singkawang Karena Over Stay, Ternyata Pernah Jadi Warga Negara Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – Jajaran Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Singkawang bersama Polsek Singkawang Selatan dan Kelurahan Sedau berhasil mengamankan dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal Taiwan pada Kamis (29/1) siang kemarin di salah satu Warung Kopi (Warkop) di Jalan Raya Pasir Panjang, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang. “Kedua WNA ini merupakan seorang […]

  • Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

    Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TEL AVIV — Yocheved Lifshitz, one of the first Israeli hostages released by Hamas, took the world by surprise in late October when she shook the hand of one of her captors and uttered a single word: “Shalom” — a Hebrew salutation meaning “peace.” Now, in an exclusive interview, Lifshitz said she believes peace can […]

  • Gubernur Norsan Kunker ke Ketapang, Hadiri Musrenbang hingga Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan

    Gubernur Norsan Kunker ke Ketapang, Hadiri Musrenbang hingga Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR Ketapang – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ketapang pada Kamis (9/4/2026) dengan membawa sejumlah agenda strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kunjungan tersebut diawali dengan kehadiran Gubernur dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), yang menjadi forum penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah. Dalam kesempatan itu, Ria Norsan menegaskan […]

expand_less