Ria Norsan Pastikan Pembangunan Jalan Sukadana Rampung Sebelum Agustus 2026
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memastikan pembangunan dan peningkatan jalan provinsi di wilayah Sukadana terus berlanjut hingga tahun 2026. Pembangunan infrastruktur tersebut dinilai strategis untuk menunjang pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung kelancaran kegiatan berskala nasional di Kalimantan Barat.
Norsan menjelaskan, sejak tahun 2025 Pemerintah Provinsi Kalbar telah mulai membenahi sejumlah ruas jalan provinsi, termasuk akses menuju Sukadana. Program tersebut akan dilanjutkan dan dipercepat pada tahun 2026.
“Untuk peningkatan jalan provinsi, mulai tahun 2025 sudah kita benahi dan insyaallah akan kita lanjutkan di tahun 2026,” kata Norsan.
Salah satu ruas prioritas adalah jalan Sukadana–Teluk Batang yang masuk dalam program strategis nasional. Jalan tersebut ditargetkan rampung sebelum Agustus 2026 guna menunjang pelaksanaan kegiatan MTQ tingkat nasional yang akan digelar di Kalimantan Barat.
“Untuk menunjang kegiatan MTQ 2026, kita upayakan jalan Sukadana–Teluk Batang tahun 2026 ini sebelum Agustus sudah selesai,” tegasnya.
Selain itu, Norsan menyampaikan bahwa ruas jalan Ketapang–Sukadana saat ini telah rampung dan kembali dapat dilalui. Akses tersebut dibuka hingga menuju Kayong Utara melalui jalur Prawas, sehingga membuka konektivitas antarwilayah yang sebelumnya sempat terhambat akibat kerusakan infrastruktur.
“Alhamdulillah jalan Ketapang–Sukadana sudah selesai. Dari Prawas ke Kayong Utara juga sudah bisa dilalui. Kalau tiga jalur ini terbuka dengan baik, perjalanan ke Kayong Utara bisa ditempuh sekitar enam jam,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebelumnya sejumlah ruas tidak dapat dilalui akibat kerusakan jembatan. Namun saat ini seluruh jembatan di jalur tersebut telah diperbaiki sehingga akses transportasi kembali normal.
Peningkatan infrastruktur jalan ini, menurut Norsan, menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang pada 2025 menunjukkan tren positif. Selain inflasi yang tetap terjaga, pembangunan jalan diharapkan memperlancar mobilitas barang dan orang, khususnya di wilayah pesisir dan pedalaman.
Di sisi lain, Pemprov Kalbar juga tetap memfokuskan pembangunan pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, serta pelibatan berbagai pihak hingga tingkat desa.
Dengan perbaikan konektivitas dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, Norsan optimistis pembangunan di wilayah Sukadana dan sekitarnya akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar