BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » 55 Hari Berjibaku Padamkan Karhutla, Budiono Rindu Keluarga

55 Hari Berjibaku Padamkan Karhutla, Budiono Rindu Keluarga

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR PONTIANAK – Asap, panas, dan bara api menjadi pemandangan yang akrab bagi Budiono selama hampir dua bulan terakhir.

Kepala Regu 1 Manggala Agni Daops Kalimantan VIII Pontianak itu sudah 55 hari berjibaku bersama tim memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

Hari-harinya lebih banyak dihabiskan di tengah lahan terbakar. Waktu bersama keluarga pun harus dikorbankan demi tugas.

“Kalau untuk dari awal itu kurang lebih 55 hari kita sudah melakukan upaya pemadaman,” kata Budiono saat ditemui di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (25/8/2026).

Lebih dari tujuh pekan berada di lapangan tentu bukan perkara mudah. Rasa lelah menjadi bagian dari keseharian. Namun, Budiono memilih menjalaninya bersama rekan-rekan yang juga menghadapi tantangan serupa.

“Rasa lelah pasti ada, tapi kita bersama-sama dengan tim, baik dari Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, dan KPH tetap bersinergi untuk melakukan upaya-upaya pemadaman,” ujarnya.

Di balik tugas memadamkan api, ada keluarga yang harus ditinggalkan. Budiono mengakui pekerjaannya menyita banyak waktu bersama keluarga. Bahkan, ketika petugas lain mungkin sudah berada di rumah, dirinya masih harus berada di lokasi untuk memastikan api dapat dikendalikan.

“Waktu untuk keluarga terkait kegiatan atau tugas kami ini pastinya menyita waktu keluarga. Tapi alhamdulillah keluarga kami sebagai petugas Manggala Agni tetap support, tetap mendukung,” katanya.

Rasa rindu tentu tak bisa dihindari. Namun, perkembangan teknologi membuat jarak dengan keluarga terasa sedikit lebih dekat.
Budiono memanfaatkan video call untuk berkomunikasi dengan keluarga ketika ada kesempatan.

“Kalau untuk rindu, itu sudah pastinya rindu. Tapi kita saling support. Apalagi sekarang sudah zaman teknologi canggih, kita bisa komunikasi lewat video call,” tuturnya.

Bagi Budiono, percakapan singkat dengan keluarga menjadi suntikan semangat di tengah panjangnya hari di lokasi karhutla.

“Alhamdulillah itu bisa mengobati dan memberi semangat kami di lapangan,” katanya.

Puluhan hari berjibaku dengan api tentu menguras tenaga. Setelah berjam-jam melakukan pemadaman, para petugas berusaha memanfaatkan waktu istirahat untuk memulihkan kondisi.

Bukan hanya tidur dan makan, suasana di antara petugas juga dibuat lebih rileks. Canda menjadi cara sederhana untuk mengusir penat.

Mereka juga saling membantu mengurangi rasa pegal dengan memijat satu sama lain.

“Kami di lapangan, setelah ada waktu rehat atau waktu luang, kita menghibur dengan saling bercanda. Kawan-kawan saling support. Biasa kami lakukan dengan pijit-pijit bersama untuk mengurangi rasa lelah di lapangan,” ujar Budiono.

Di tengah kondisi yang serba terbatas, kebersamaan menjadi salah satu kekuatan mereka untuk terus bertahan.

Bagi Budiono dan tim, tugas belum selesai hanya karena tubuh sudah lelah. Selama masih ada titik api yang harus ditangani, mereka kembali bergerak.

Berhari-hari berada di lokasi karhutla juga membuat petugas harus menghadapi paparan asap dan kondisi lingkungan yang tidak menentu.

Karena itu, kesehatan personel menjadi perhatian. Budiono menyebut petugas mendapat pemeriksaan medis dan tetap diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) ketika berada di lapangan.

“Alhamdulillah dari pemerintah sudah memberikan support pengecekan medis kepada petugas Manggala Agni. Kemudian di lapangan kami tetap menggunakan APD yang sudah ditetapkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmarwan Alkadri

    Singkawang dan Sintang Dominasi Penetapan 18 WBTb Kalbar

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -Pengakuan terhadap kekayaan budaya Kalimantan Barat kembali diperkuat. Sebanyak 18 Warisan Budaya Takbenda dari delapan kabupaten/kota resmi ditetapkan pemerintah pusat. Dari daftar tersebut, Kabupaten Sintang menjadi daerah dengan jumlah terbanyak yakni empat karya budaya, disusul Kota Singkawang dan Kabupaten Mempawah masing-masing tiga karya. Kota Pontianak menyumbang dua karya, begitu pula Kabupaten Ketapang dan Kubu […]

  • Betadine dan PMI Kalbar Salurkan Air Bersih dan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Warga Terdampak Karhutla

    Betadine dan PMI Kalbar Salurkan Air Bersih dan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Warga Terdampak Karhutla

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK, – Dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar) tidak hanya dirasakan melalui asap dan penurunan kualitas udara. Krisis air bersih juga menjadi persoalan yang masih dihadapi masyarakat di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut mendorong Betadine Indonesia bersama PMI Kalbar kembali berkolaborasi membantu masyarakat terdampak Karhutla dan krisis air bersih. PT iNova Pharmaceuticals […]

  • Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-81, PLN Indonesia Power UBP Singkawang Gelar Upacar Bendera

    Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-81, PLN Indonesia Power UBP Singkawang Gelar Upacar Bendera

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Singkawang menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, pada Senin 17 Agustus 2026 pagi. Upacara berlangsung di halaman kantor PLN Indonesia Power UBP Singkawang diikuti oleh seluruh jajaran manajemen, pegawai, serta tenaga alih daya. Pelaksanaan upacara […]

  • SPPG Lian Asa Borneo Tuai Pujian Menkopolkam, Dinilai Layak Jadi Contoh

    SPPG Lian Asa Borneo Tuai Pujian Menkopolkam, Dinilai Layak Jadi Contoh

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, PONTIANAK – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago memberikan apresiasi langsung saat meninjau SPPG Yayasan Lian Asa Borneo di Jalan Suwignyo No. 19 Kota Pontianak pada Kamis (16/4/2026). Orang nomor satu di Kemenkopolkan itu menilai fasilitas SPPG Yayasan Lian Asa Borneo telah memenuhi standar kesehatan sekaligus memiliki peran […]

  • rups bank kalbar

    RUPS Bank Kalbar, Pemegang Saham Nilai Kinerja 2025 Lampaui 100 Persen

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, Rabu (11/2). Sejumlah keputusan strategis dihasilkan dalam kegiatan yang digelar di Aula Bank Kalbar, Jalan Rahadi Osman No 10 Pontianak. Salah satunya menyetujui pengunduran diri Rokidi selaku direktur utama “Menyetujui Pengunduran Diri Saudara Rokidi dari jabatan […]

  • Asap Pekat Selimuti Pontianak, BPBD Kalbar Sebut Bukan karena Kebakaran Baru

    Asap Pekat Selimuti Pontianak, BPBD Kalbar Sebut Bukan karena Kebakaran Baru

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar – Asap pekat kembali menyelimuti Kota Pontianak dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut bukan disebabkan oleh adanya peningkatan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Koordinator Harian Pusdalops BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan penanganan karhutla di sejumlah wilayah saat ini justru telah memasuki tahap pendinginan. ” Sebenarnya bukan lagi terjadi kebakaran. Kita sekarang dalam […]

expand_less