Kabupaten Sambas Tetapkan Status Siaga Bencana, BPBD Kalbar Lakukan Monitoring dan Assesment
- account_circle Admin
- calendar_month Rabu, 24 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua Satgas Informasi Bencana BPDB Kalbar, Daniel
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOKALBAR – BPBD Kabupaten Sambas telah menetapkan status siaga darurat banjir, menyusul banyaknya desa terdampak banjir.
Data terkahir pada Desember lalu, sebanyak 12 Kecamatan dan 30 Desa di Sambas. Dalam hal ini, BPBD Sambas telah mencatat banjir telah meluas ke 12 kecamatan dan 30 desa, di antaranya di Kecamatan Sejangkung tersebar di Desa Sulung, Sendoyan, Sepantai, Perigi Limus. Lalu, Kecamatan Pemangkat terjadi di Banjar Kuala, Pemangkat Kota, Penjajab, Dungun Perapakan.
Selain itu, Kecamatan Selakau melanda, Desa Parit Baru, Sungai Daun, Sungai Nyirih, Gayung Bersambut. Selanjutnya, Kecamatan Paloh di Desa Kalimantan, Sebubus, Matang Danau, Nibung, Malek. Lalu, di Kecamatan Sajingan Besar , tersebar Desa Santaban.
Kecamatan Jawai Selatan, Desa Jawai Laut, Kecamatan Jawai yakni Desa Sarang Burung Usrat, Kecamatan Sambas di Lubuk Dagang, Dalam Kaum. Lalu , di Kecamatan Tebas di Tebas Sungai, Tebas Kuala.
Bencana banjir juga melanda di Kecamatan Tangaran di desa Merpati, Kecamatan Sebawi di desa Sebangun, Tebing Batu, Sempalai Sebedang. Lalu, Kecamatan Teluk Keramat di Sekura, Tanjung Keracut.
Ketua Satgas Informasi Bencana BPDB Kalbar, Daniel mengatakan bahwa upaya lain yang telah dilakukan antara lain, Monitoring dan asesmen langsung di lapangan, Koordinasi lintas sektor untuk langkah penanganan cepat, Pendataan kebutuhan mendesak warga terdampak.
“Saat bencana, Tim di lapangan, unsur yang terlibat meliputi BPBDdan pemerintah desa di masing-masing wilayah terdampak telah berkoordinasi,”pungkasnya.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar