Komdigi Gandeng Operator Pulihkan Akses Internet Aceh
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 25 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digiral (Kemkomdigi) mempercepat pemulihan layanan dasar di Kabupaten Aceh Tamiang
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOKALBAR NASIONAL – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digiral (Kemkomdigi) mempercepat pemulihan layanan dasar di Kabupaten Aceh Tamiang melalui kolaborasi Kementerian Komunikasi dan Digital dengan mitra operator seluler PT Indosat Ooredoo Hutchison. Fokus intervensi diarahkan pada pemulihan konektivitas, penyediaan air bersih, dan dukungan pangan bagi warga terdampak bencana.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan, kolaborasi lintas sektor ini menjawab kebutuhan paling mendesak di lapangan. Bantuan yang disalurkan meliputi akses internet berbasis Starlink, pembangunan sumur bor, serta pengoperasian dapur umum.
“Kita memetakan titik-titik yang membutuhkan bantuan segera, terutama air bersih. Karena itu didirikan sumur bor, dapur umum, dan Starlink di kantor desa serta masjid sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Nezar usai meninjau lokasi bantuan air bersih di Desa Simpang Empat, Rabu (24/12/2025).
Nezar menjelaskan, pemasangan Starlink dilakukan secara selektif berdasarkan permintaan dan urgensi layanan publik. Sementara itu, dapur umum dipusatkan di Kampung Duren dengan kapasitas yang terus ditingkatkan mengikuti dinamika kebutuhan warga.
“Awalnya dialokasikan sekitar 300 porsi, hari ini setelah melihat kondisi lapangan ditingkatkan menjadi 1.000 porsi di Kampung Duren,” katanya.
Ia menekankan, percepatan ini ditopang kerja tim gabungan di lapangan agar kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi selama masa tanggap darurat.
“Semoga langkah ini memberi manfaat nyata di tengah upaya pemulihan yang terus digencarkan pemerintah bersama masyarakat,” tambah Nezar.
Dari sisi operator, CEO PT Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyatakan pihaknya menargetkan pemulihan layanan telekomunikasi hingga 90 persen di wilayah Aceh terdampak, termasuk Aceh Tamiang.
“Kami menargetkan 90 persen pemulihan hari ini di Aceh. Di saat yang sama, kami juga memastikan dukungan bantuan pangan dan air bersih berjalan,” jelas Vikram.
Kolaborasi pemerintah–operator ini diharapkan menjaga keberlangsungan layanan publik, mempercepat arus informasi darurat, dan memperkuat daya lenting masyarakat Aceh Tamiang dalam menghadapi fase pemulihan pascabencana.
- Penulis: Admin
